PB HMI Apresiasi Kinerja Presiden RI

- Redaksi

Selasa, 17 Agustus 2021 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Seputarjatim.com,-Pada Pidato tahunan dengan DPR Presiden Jokowi menyampaikan Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian atau hadiah. Tetapi, kita rebut melalui perjuangan semua medan perang. Perang rakyat, perang griliya dan diplomasi disemua lini digerakkan dan buahnya menghasilkan negara Indonesia sebagai negara merdeka.

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden yang sangan bijak menyikapi kritik yang dilakukan kepada pemerintah dan mengakui belum maksimal dalam penyelesaian berbagai persoalan Bangsa Indonesia ditengah Pandemi

“Saya apresiasi pidato kenegaraan presiden yang cukup bijaksana dalam menyikapi kritik dan mengakui belum maksimalnya penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia ditengah Pandemi”. Ujar Rabbi

Baca Juga :  Said Abdullah Pastikan Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara Sah Secara Hukum

“Mesti Bangsa sedang dilanda pendemi, pemerintah mengedepankan misi keselamatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi bangsa”. Lanjut rabbi

Kritikan juga dilakukan PB HMI MPO terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menilai sudah tidak mampu lagi mengelola negara Indonesia. Hal ini mendapatkan respon dari Bendahara Umum PB HMI,

“Saya meminta kepada berbagai pihak untuk berhenti mengatasnamakan PB HMI selain dibawah kepemimpinan saudara Raihan Ariatama, dan melalui kesempatan ini kami meminta kepada saudara Afandi Ismail untuk selalu menyertakan keterangan MPO dalam membuat release media dan informasi publik, agar tidak menimbulkan kegaduhan dikemudian hari”. Tegas Rabbi

Baca Juga :  Pantai Keris Terancam Rusak, Warga Gersik Putih Geruduk Kepala Desa

Terakhir Rabbi mengajak semua lini untuk gotong royong dan keterlibatan semua pihak dalam menghadapi pandemi

“Melalui kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk pegang teguh nilai-nilai toleransi, Bhinneka Tunggal Ika, Gotong Royong, dan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di tengah situasi pandemi kita harus mengedepankan gotong royong dal menyelesaikan persoalan Covid-19 yang sedang melanda bangsa tercinta kita ini. Saya yakin jika solidaritas komunal seluruh elemen bangsa terwujud maka semua persoalan akan lebih mudah kita lewati” Tegas Rabb (Redaksi)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Berita Terbaru

PENCURIAN: Barang bukti yang berhasil diamankan polisi (Doc. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Perampas Kalung Emas Rp70 Juta di Guluk-Guluk Dibekuk Polisi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:45 WIB

TEGAS: Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Kamis, 2 Apr 2026 - 07:57 WIB