Home / Tak Berkategori

Pemprov Jatim Siapkan Rapid Test untuk PMI dari Malaysia yang Dijadwalkan Mendarat di Juanda Sore Ini

- Redaksi

Rabu, 15 April 2020 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencegahan penyebaran corona (covid-19) dilakukan di berbagai daerah. (*/SJ Foto/dok)

Pencegahan penyebaran corona (covid-19) dilakukan di berbagai daerah. (*/SJ Foto/dok)

SURABAYA, seputarjatim.com- Sebanyak 200 lebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dijadwalkan akan mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, sore ini, Rabu, 15/04/2020. Mereka adalah para PMI asal Jatim yang mudik lebih awal ke kampung halaman jelang bulan suci ramadhan dan juga lebaran Idul Fitri.

Untuk memastikan para pemudik dari negara episentrum covid-19 itu sehat sebelum pulang ke kampung halaman, Pemprov Jatim telah menyiapkan serangkaian screening rapid test untuk para PMI tersebut. Screening itu akan dilakukan begitu ratusan PMI tersebut mendarat di Jawa Timur.

“Kita akan kedatangan sekitar 200 lebih warga Jatim yang bekerja dan merantau di Malaysia, untuk data detailnya baik berapa jumlah mahasiswanya, perantaunya maupun pekerja migrannya akan kita pastikan berdasarkan manifestnya sore nanti ,” terang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Selasa (14/4) malam.

Baca Juga :  Bawa 815 Gram Sabu, Kakek Asal Sampang Dibekuk di Juanda

Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim menjelaskan, dari 200 orang lebih PMI yang akan masuk ke Jatim sore nanti, termasuk diantaranya sebanyak 78 orang PMI yang telah tiba lebih dulu ke Indonesia lewat Medan. Mereka akan tiba di Surabaya sore nanti setelah menjalani masa observasi di Medan, Sumatera Utara, selama 14 hari.

“Ke 78 warga Jatim dari Malaysia yang tiba lewat Medan ini telah menjalani observasi selama 14 hari di Medan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumut yang telah memperlakukan warga Jatim dengan sangat baik. Pak Wagub Sumut bahkan telah menelpon Pak Wagub Emil, karenanya kami menyampaikan terimakasih banyak pada Pemprov Sumut,” ungkap orang nomor satu di Jatim ini.

Begitu masuk ke Jatim, para PMI tersebut akan dites suhu tubuhnya, kemudian juga diambil sampel darahnya untuk dites cepat menggunakn rapid test kit untuk mendeteksi infeksi virus SARS-CoV-2.

Baca Juga :  8 Titik Masuk Jawa Timur Disekat

Jika ada PMI yang menunjukkan gejala klinis covid-19 meski hasil rapid test nya negatif, mereka akan segera dibawa tim kesehatan untuk diperiksa lebih lanjut. Begitu juga PMI yang hasilnya positif dalam rapid test juga akan dilakukan penindakan lebih lanjut melalui swab PCR.

Terkait pelaksanaan rapid test, Gubernur Khofifah menambahkan, jika sebelumnya banyak tenaga kesehatan dari Pemprov yang melaksanakan tes tersebut, untuk kali ini tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan lebih banyak terjun melakukan tes ke PMI.

“Sama halnya dengan yang baru saja kami selesai lakukan rapid test untuk 130 penumpang kapal dari Banjarmasin. Dimana, Pemprov support rapid testnya, tapi tenaga kesehatannya dari KKP. Ini adalah wujud kebersamaan dan kegotongroyongan kami untuk bisa memberikan layanan yang lebih cepat dan lebih baik lagi dalam penanganan covid-19,” pungkasnya. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WIB

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial

Minggu, 26 April 2026 - 15:42 WIB

Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Berita Terbaru