PKDI Sumenep Resmi Dilantik, Bupati Minta Pembangunan Desa Tepat Sasaran

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPI: Jajaran Forkopimda saat menghadiri pelantikan PKDI Sumenep, Pendopo Agung Keraton Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

RAPI: Jajaran Forkopimda saat menghadiri pelantikan PKDI Sumenep, Pendopo Agung Keraton Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, periode 2025–2030 resmi dilantik di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam acara tersebut dihadiri, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua DPRD Sumenep Zainal Abidin, Kapolres Sumenep, perwakilan TNI, Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Agama Sumenep.

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi dan pengembangan kapasitas kepala desa dalam mendorong percepatan pembangunan desa.

Ketua PKDI Sumenep, Abdul Hayat, berkomitmen menjadikan PKDI sebagai ruang sinergi kepala desa agar lebih adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.

Baca Juga :  Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat

“Kami ingin membangun ekosistem desa yang maju dan berdaya saing, salah satunya melalui peningkatan kapasitas kepala desa secara berkelanjutan. Ini menjadi langkah awal dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” katanya, Rabu (23/07/2025).

Dengan latar belakang kepala desa yang beragam, mulai dari santri, petani, pengusaha hingga aktivis, menjadi modal besar dalam memajukan desa apabila dioptimalkan melalui ruang pelatihan dan kolaborasi antarkepala desa.

“Kami ingin PKDI menjadi rumah bersama kepala desa untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan menemukan solusi atas tantangan di desa masing-masing. Kami ingin semua kepala desa di Sumenep bergerak dalam satu barisan agar desa semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.

Lanjut ia menegaskan, PKDI akan mendorong penguatan inovasi desa dengan memanfaatkan teknologi dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pengembangan potensi ekonomi desa.

“Ke depan, PKDI juga akan fokus pada penguatan inovasi desa, termasuk memanfaatkan teknologi dalam tata kelola pemerintahan desa, pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi desa,” jelasnya.

“Kami ingin membuktikan bahwa kepala desa tidak hanya bekerja untuk administrasi, tetapi juga menjadi pemimpin yang berani membuat terobosan demi kepentingan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekanka, peran strategis kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan. Menurutnya, kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga harus dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap persoalan di desa.

“Kepala desa harus mampu menyapa masyarakat dengan bahasa mereka dan cakap dalam pengelolaan pemerintahan agar pembangunan desa tepat sasaran,” tandasnya.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Gelar Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Demi Pahami Transisi PAUD ke SD

Ia berharap kehadiran PKDI Sumenep dapat menjadi ruang strategis penguatan profesionalitas kepala desa dalam menjawab dinamika zaman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“PKDI bukan sekadar organisasi kepala desa, tetapi menjadi wadah belajar memimpin dengan hati untuk rakyat, dan bekerja dengan sistem demi kemajuan desa,” harapnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru