Home / Tak Berkategori

Rapat Tembakau, Dispertahortbun Sumenep Undang APTI dan Pengusaha Gudang

- Redaksi

Rabu, 18 September 2019 - 16:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Rapat membahas jual beli tembakau digelar Dispertahortbun Sumenep, APTI, dan pengusaha gudang tembakau, Rabu, 18/09/2019. (Didik/ SJ foto)

Rapat membahas jual beli tembakau digelar Dispertahortbun Sumenep, APTI, dan pengusaha gudang tembakau, Rabu, 18/09/2019. (Didik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Untuk mengatasi kesulitan petani menjual panen tembakau, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep melakukan rapat bersama pengurus Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Sumenep, pengusaha gudang tembakau, dan seluruh penyuluh pertanian lapangan (PPL). Dalam pertemuan ini dibahas masalah yang dihadapi petani, khususnya tingkat serapan gudang terhadap panen tembakau petani.

Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Sumenep mengaku telah berupaya sekeras mungkin untuk mencarikan solusi terbaik bagi petani. “Dispertahortbun ini wilayahnya lebih pada budidaya tanaman. Sedang yang dihadapi petani sekarang ini kesulitan menjual, atau pada proses perdagangannya. jadi kami harus sinergi dengan tupoksi Disperindag, kami tidak bisa berjalan sendiri.” terangnya dalam rapat, Rabu, 18/09/2019.

Baca Juga :  Ketua KONI Sidoarjo Siap Bantu Kejari Usut Kasus Dugaan Korupsi
Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Sumenep diwawancarai wartawan, Rabu, 18/09/2019. (Didik/ SJ foto)

Saat ini menurut Arif, pihak Dispertahortbun terus membuka lobi kepada pengusaha gudang tembakau. “Tadi kita dengar penjelasan dari semua pengusaha gudang. Misal gudang tembakau PT Surya Kahuripan Semesta, kan sudah menutup pembelian sejak 2 September lalu, tapi tetap kita mohonkan agar dapat membuka pembelian setelah ini. Yang gudang tembakau milik Wismilak juga, mereka akan tutup besok (19/09/2019) karena kuota serapannya cuma 200 ton, ya kita minta agar bisa diperpanjang,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini menurut seluruh penyuluh pertanian lapangan (PPL) dikerahkan untuk melakukan pendataan jumlah panen tembakau di Dedan dan Kecamatan. Selain untuk mendata panen tembakau petani, para PPL tersebut juga melakukan sosialisasi cara penanaman tembakau yang baik.

Baca Juga :  Masih Misterius, Pelaku Pembuangan Mayat Bayi

“Kan kasihan kalau petani sudah menanam tembakau, tapi ketika panen justru tidak laku karena kurang memenuhi persyaratan gudang,” pungkasnya.

Dalam pertemuan ini, Freddy Kustianto juga menjelaskan alasan penutupan sementara proses pembelian tembakau di gudangnya. “Kami ini terkendala modal. Sudah 274 ton yang kami serap. Tapi kalau ada modal di lain hari, pembelian tembakau pasti kami buka,” terang Freddy. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan
Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terbaru