Home / Tak Berkategori

Safari Kepulauan Usai, Anggaran 1Miliar Dan Sumbangan Kades Disoal

- Redaksi

Senin, 6 Juni 2022 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mobil Dinas Bupati Sumenep Saat menjemput Achmad Fauzi pulang dari kunjungan kerja ke kepulauan.

Foto: Mobil Dinas Bupati Sumenep Saat menjemput Achmad Fauzi pulang dari kunjungan kerja ke kepulauan.

SUMENEP, seputarjatim.com–Safari Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang dikemas kunjungan kerja (Kunker) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat ke kepulauan kecamatan Sapeken, Kangayan, Arjasa telah usai.

Diketahui saat ini rombongan sudah kembali ke daratan, namun meskipun telah usai melaksanakan kunjungan kerjanya, agenda kunjungan politisi PDI-P tersebut bersama rombongan berpotensi  sisakan masalah dan menuai pro kontra.

Banyak kalangan yang menilai, Safari kepulauan tersebut hanya menghambur-hamburkan uang negara, tak tanggung-tanggung anggarannya cukup fantastis, yakni hingga capai sekitar Rp1 Miliar untuk sewa kapal dan makan minum (Mamin).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya anggaran yang menjadi sorotan,  kedatangan orang nomor 1 tersebut dinilai minim manfaat serta outputnya belum dirasakan oleh masyarakat kepulauan yang sudah didatangi fauzi tersebut.

Terlepas dari itu semua, ada hal yang menarik untuk ditelusuri kebenarannya terkait isu sumbangan para kades untuk menyambut suami dari anggota DPRD tersebut bersama rombongan.

Baca Juga :  Pemkab Sidak Tambang Fosfat di Kecamatan Lenteng, Pekerja dan Alat Berat "Lenyap"

“Ya ada partisipasi sedikit-lah untuk bantu acara sambutan kedatangan bupati di Kecamatan Sapeken,” ungkap salah satu kades yang meminta dirahasiakan identitasnya, Sabtu (4/6/2022) seperti dikutip dari suaramadura.id, Senin  (6-6-2022).

Di samping itu menurut kades lain juga tidak menampik adanya partisipasi sumbangan dalam safari kepulauan Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk menjamu sang bupati dari Politisi PDI-Perjuangan itu.

Menurut dia, partisipasi tersebut diberikan sebagai wujud kebersamaan karena biar bagaimanapun pihak Kecamatan Sapeken adalah orang tua para kades.

“Bentuknya sukarela tidak ada permintaan dari Camat,” ujar kades yang lain.

Padahal seperti yang kita ketahui, dalam safari Bupati Sumenep yang berangkat pada Kamis sore (2/6) dan dijadwalkan pulang tiba di Pelabuhan Kalianget daratan Senin (6/6) sekitar pukul 04.00 WIB menggunakan armada kapal DBS III milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat sebagai pemenang tender hasil lelang belanja jasa operator kapal sudah disiapkan anggaran dari berangkat sampai pulang senilai mencapai hampir Rp1 Miliar.

Baca Juga :  SPPG Saronggi Gagal Total, MBG Tak Layak, Pengawasan Diduga Mati

Sebagaimana diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Joko Satrio, melalui Imam Anshori selaku Koordinator Subbagian Pengendalian dan Evaluasi Program yang mengaku dalam safari Bupati Sumenep menyiapkan anggaran dari berangkat sampai pulang yang diberitakan media ini sebelumnya.

Rinciannya, sekitar Rp600 juta lebih khusus kapal dan Rp300 jutanya untuk yang didalamnya ada makan dan minum (mamin). Jadi dapat dikatakan, dalam kegiatan safari Bupati Sumenep para penjamu dari kelima titik lokasi kecamatan yang akan disinggahi itu tidak dibebani biaya anggaran apapun.

“Menyiapkan anggaran ini (safari bupati Sumenep bersama rombongan) dari berangkat sampai pulang. Ada Mamin, sekitar Rp300 jutaan,” terangnya saat ditemui  sejumlah media, (2/6). (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa
Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep
Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi
Disbudporapar Sumenep Cetak Generasi Nasionalis Lewat Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno
Semangat Muharram, DRT The Big Family Gelar Khitan Gratis untuk 200 Anak
Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:40 WIB

Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 12:41 WIB

HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi

Berita Terbaru