SMSI Sumenep Gaungkan Ekonomi Hijau Lewat Seminar Nasional KEK Madura

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIBUKA: Seminar Nasional KEK Madura yang digelar SMSI Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

DIBUKA: Seminar Nasional KEK Madura yang digelar SMSI Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep sukses menggelar Seminar Nasional bertema “Green Economy dan Tantangan Ekologis dalam Perencanaan KEK Madura.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura itu dihadiri ratusan peserta dari kalangan akademisi, mahasiswa, Bea Cukai Madura, pengusaha rokok, jurnalis, hingga pegiat lingkungan.

Yang menarik, SMSI Sumenep menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya pengamat kebijakan publik sekaligus tim perumus naskah akademik KEK Tembakau Madura Adi Prayitno, Rektor UNIBA Madura, Rachmat Hidayat, serta anggota DPRD Sumenep Hairul Anwar.

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi media dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Madura.

Baca Juga :  Guru di Pragaan Keluhkan Kualitas Menu MBG, Komplain ke SPPG Tak Digubris

“Melalui seminar ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pembangunan KEK Madura harus memperhatikan aspek ekologis dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Pria yang akrab disapa Wahyu itu menambahkan, media siber memiliki peran penting dalam mengedukasi publik sekaligus mengawal kebijakan pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Sementara itu, Rektor UNIBA Madura, Rachmat Hidayat, memberikan apresiasi tinggi kepada SMSI Sumenep yang menggandeng dunia kampus sebagai mitra strategis dalam kegiatan ilmiah berskala nasional tersebut.

“Tema ini sangat relevan dengan visi UNIBA untuk mengembangkan riset dan pemikiran hijau yang mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Madura,” tuturnya.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol, Dzulkarnain.

Dalam sambutannya, Dzulkarnain menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan KEK Madura sebagai kawasan ekonomi yang ramah lingkungan dan berkeadilan sosial.

“Pemerintah mendukung penuh kolaborasi antara akademisi, media, dan masyarakat untuk memastikan pembangunan KEK berjalan sesuai prinsip ekonomi hijau,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ancam Dicoret dari Daftar PKH, Ketua Kelompok di Sumenep Paksa Warga Serahkan ATM dan PIN Sejak 2023

Seminar nasional ini menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan lintas sektor demi mewujudkan KEK Madura yang berkelanjutan, hijau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru