Soal Pagar Laut, Masyarakat Gersik Putih Bantah Pernyataan BPN Sumenep

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 15:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENOLAK: Tokoh Masyarakat kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Mohammad Siddik, saat diwawancarai di tengah laut membantah pernyataan BPN (SandiGT - Seputar Jatim)

MENOLAK: Tokoh Masyarakat kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Mohammad Siddik, saat diwawancarai di tengah laut membantah pernyataan BPN (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Tokoh masyarakat kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura,Jawa Timur, membantah pernyataan Badan Pertahanan Nasional (BPN).

Diketahui, BPN Sumenep menyatakan bahwa lahan yang bersertifikat hak milik itu bukan laut, melainkan daratan yang tergenang air saat pasang dan terlihat kembali saat air laut surut.

Menurut BPN Sumenep, wilayah laut seluas 20 hektare di lokasi tersebut sudah tercatat memiliki sertifikat resmi sejak 2009. Kemudian isu mencuat kembali pada 2023 setelah pihak yang mengklaim kepemilikan wilayah tersebut berencana melakukan reklamasi dan pemagaran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk stetmen dari pihak BPN Sumenep yang menyebutkan bahwa hasil dari survei mereka ini bukan lautan, jadi biarlah masyarakat yang menilai apakah ini lautan atau daratan,” ujar tokoh masyarakat, Mohammad Siddik. Sabtu (25/1/2025).

Baca Juga :  Peringati Hari Gizi Nasional 2025, Dinkes P2KB Sumenep Gelar Lomba Edukasi Gizi

Ia menegaskan, kalau memang pihak BPN menyatakan ini adalah daratan, tolong tunjukkan buktinya serta asal-usul tanahnya bagaimana, historisnya bagaimana.

“Kami punya data dokumen Belanda yang berupa foto sehingga bisa di cek termasuk peta peninggalan Belanda, apakah cocok atau tidak,” tegasnya.

“Masyarkat disini meyakini bahwa ini laut bukan daratan, dan senyampang akal waras kami ini adalah laut bukan daratan yang berair,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru