Home / Tak Berkategori

Sumenep Minim Lapangan Pekerjaan

- Redaksi

Senin, 14 Oktober 2019 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pembukaan Job Fair yang digelar Pemkab Sumenep beberapa waktu lalu. (Farin/ SJ Foto/dok.)

Suasana Pembukaan Job Fair yang digelar Pemkab Sumenep beberapa waktu lalu. (Farin/ SJ Foto/dok.)

SUMENEP, seputarjatim.com Ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi perhatian serius Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sesuai data yang di Disnakertrans Sumenep, tercatat ada sekitar 11.000 warga usia produktif kerja yang masih belum memiliki pekerjaan alias menganggur.

Andre Zulkarnain, Kasi Informasi dan Pasar Kerja memaparkan, pada tahun 2019 sejak bulan Januari hingga Oktober jumlah pemohon kartu kuning mencapai 500 orang. Upaya mengurangi angka pengangguran menurut Andrie dilakukan dengan cara sosialaisasi ke sekolah-sekolah.

Baca Juga :  Keren, Achmad Fauzi Raih Juara 1 Realisasi SHAT Lintas Sektor UKM

“Kami selalu mengadakan sosialisasi ke SMK, karena 75% mereka tidak melanjutkan kuliah. Disana kami juga  memeberikan informasi lowongan seluas-luasnya,” kata Andre, Senin, 14/10/2019.

Selain itu menurut Andre, Disnakertrans Sumenep juga terus berkoordinasi dengan perusahaan di Sumenep untuk dapat membantu upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep mengurangi angka pengangguran. Upaya lainnya menurut Andre yakni memudahkan para pencari kerja untuk mendapatkan kartu kuning tersebut.

Baca Juga :  Unik, Pemdes Pagarbatu Berikan Doorprize Kambing Bagi Warganya Yang Mau Vaksin

“AK 1 ini kartu pencari kerja. Diwajibkan oleh kementrian baik untuk pegawai yang baru masuk ke perusahaan ataupun membuka lowongan pekerjaan,” pungkasnya. (Far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 10:56 WIB

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

BERDIRI: DPRD Sumenep saat membuka rapat paripurna membahas Raperda 2026 (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:56 WIB