Terbukti Melakukan Penganiayaan, Oknum Kades Di Sumenep Resmi Ditahan

- Redaksi

Kamis, 21 Oktober 2021 - 02:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Sumenep,Seputarjatim.com,-Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kades Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, kepada Sri Mulyani (36) kembali mencuat ke permukaan publik.

Kabar terbaru, saat ini Mukhlisin yang merupakan Kepala Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, resmi mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Sumenep sejak hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021.

Kabar ditahannya Kades Pakamban Laok tersebut diceritakan oleh Ach. Supyadi, SH selaku kuasa hukum korban (Sri Handayani, Red). Menurut Supyadi Kasus penganiyaan yang dilakukan Mukhlisin terhadap klaiennya itu saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya sejak ditingkat penyidikan di Polsek Prenduan, Mukhlisin ini tidak dilakukan penahanan, bahkan saat kasusnya oleh Polsek Prenduan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sumenep juga tidak dilakukan penahanan, Tapi karena dipertengahan persidangan, Jaksa Penuntut Umum tidak bisa menghadirkan terdakwa Mukhlisin, sehingga membuat Majelis Hakim yang menyidangkan kasus penganiyaan ini mengalihkan status terdakwa Mukhlisin yang awalnya penahanan rumah menjadi penahanan rutan,” Jelasnya.

Baca Juga :  Pilkada Sumenep: KH Ali Fikri Soroti Kinerja PT WUS

Masih kata Supyadi, Surat penetapan penahanan rutan itu dibacakan oleh Majelis Hakim pada tanggal 11 Oktober 2021 di dalam persidangan No. 191/Pid.B/2021/PN.Smp. tapi oleh JPU Kejaksaan Negeri Sumenep terdakwa Mukhlisin ini baru di eksekusi dan di jebloskan ke dalam rutan pada hari Selasa, 19 Oktober 2021.

“Baru kemaren di exsekusi dan saat ini sudah di Rutan Kelas IIb Sumenep,” Pungkasnya.

Sementara itu, salah satu petugas Rutan Kelas IIb Sumenep saat dikonfirmasi tim awak media membenarkan perihal ditahannya oknum Kades Pakamban Laok tersebut, dirinya mengatakan bahwa yang bersangkutan (Mukhlisin, Red) sudah ditahan sejak hari selasa kemaren.

Baca Juga :  Kapolsek Kangayan Gelar Bhakti Sosial Bersih-Bersih Di Desa Torjek

“Iya benar pada hari Selasa kemarin masuk dan menjalani tahanan disini” Jelasnya sambil meminta namanya tidak di expose. (Rabu, 20-10-2021)

Saat ditanya sampai kapan terdakwa Mukhlisin ini akan menjalani tahanan, petugas Rutan tersebut enggan menjawab dan menyuruh untuk konfirmasi langsung kepada atasannya.

“Sampeyan langsung saja tanya sama pimpinan mas, soalnya saya takut salah” Jelasnya singkat.

Ditempat terpisah, Sri Handayani yang merupakan korban penganiayaan kades Pakamban Laok merasa terkejut dengan kabar tersebut, dirinya mengatakan baru tahu dari media ini kalau Kades yang sudah menganiaya dirinya saat ini sudah ditahan.

“Masa sudah di tahan ya mas, Saya tidak dengar mas, ya sudah kalau di tahan ya Alhamdulillah,” Ucapnya sambil tersenyum. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB