Wartawan di Sumenep Dikeroyok Hingga Babak Belur

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2020 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penganiayaan terhadap wartawan terjadi saat berlangsungnya demo didepan Polsek Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin, 17/08/2020. (Foto Istimewa)

Penganiayaan terhadap wartawan terjadi saat berlangsungnya demo didepan Polsek Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin, 17/08/2020. (Foto Istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Sebuah video penganiayaan yang menimpa oknum wartawan di Sumenep, Jawa Timur, viral di media sosial. Video berdurasi 49 detik tersebut direkam salah seorang pengendara roda empat, saat melintas didepan Polsek Gapura, Senin, 17/08/2020.

“Itu wartawan yang gondrong itu, hei..sudah, sudah, jangan dipukul,” ujar sang pengendara dari dalam mobil.

Baca Juga :  Puluhan Bendera Bertuliskan Ganjar Presiden 2024 Berkibar Di Istighasah Kebangsaan

Dalam video tampak puluhan orang menganiaya salah seorang wartawan. Sang wartawan tampak tak berdaya. Selain dipukul berulangkali, korban juga dipukuli menggunakan helm. MenurutbMenurut sumbet di lapangan, korban bernama Kholik, wartawa media online bongkar 86. Belum diketahui penyebab pasti aksi pengeroyokan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekan-rekan agar bersabar. Yang bersangkutan dalam kejadian tersebut bukan dalam rangka menjalankan tugas jurnalistiknya. Melainkan sebagai warga setempat (Gapura),” terang AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep dalam penjelasan resmi melalui pesan what’s app.

Baca Juga :  Dugaan Aksi Penipuan Resahkan Ponpes di Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo: Tidak akan Mentolerir Siapapun yang Mencatut Nama Saya

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka parah di bagian wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit. (Mg 1/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran
Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang
Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng
Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi
Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau
Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum
Kabur Usai Rudapaksa Cucu Saat Rumah Sepi, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi di Cirebon
Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:16 WIB

Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:58 WIB

Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng

Senin, 25 Mei 2026 - 21:28 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:25 WIB

Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:53 WIB

Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum

Berita Terbaru

MENULIS: Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sedang rapat dengan anggota dewan (Foto Istimewa)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Jumat, 5 Jun 2026 - 23:35 WIB