Pelni Beri Inovasi Terbaru Via Aplikasi Untuk Pesan Tiket

- Redaksi

Rabu, 11 Oktober 2023 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Surabaya, Seputarjatim.com- Surabaya, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mendorong masyarakat untuk mulai membiasakan pembelian tiket secara daring atau online. Untuk mendorong upaya pembelian tiket online, PELNI berlakukan alih fungsi layanan loket di kantor cabang Surabaya, Jakarta dan Makassar per 1 November 2023 mendatang.

Foto Istimewa

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI (Persero) Nuraini Dessy menjelaskan bahwa kebijakan alih fungsi pelayanan di loket akan dilakukan secara bertahap dengan pendahuluan di tiga kota dengan pelabuhan terbesar di Indonesia. “Kita berlakukan secara terbatas di Jakarta, Surabaya dan Makassar. Kebijakan ini akan kami evaluasi setelah melewati masa peak season Natal dan Tahun Baru 2024 nanti untuk melihat respon pelanggan kapal PELNI sebelum kami berlakukan di seluruh kantor cabang,” tutur Dessy.

Kebijakan alih fungsi loket kantor cabang ini membuat pelanggan tidak bisa lagi membeli tiket secara manual. Meski demikian, PELNI memastikan aktivitas lain seperti pembatalan tiket maupun pengembalian dana atau refund tetap dilayani di loket kantor cabang.

Baca Juga :  Jumat Curhat di Pandaan, Warga Minta Tilang Manual Kembali Diaktifkan

Petugas loket di tiga kota yang diberlakukan kebijakan alih fungsi, tambah Presda, akan aktif mengedukasi pelanggan yang ingin membeli secara manual agar beralih melalui pembelian online. “Kita akan sosialisasikan dan mengedukasi pelanggan agar terbiasa dengan aplikasi PELNI Mobile maupun website. Pelanggan yang masih kesulitan dengan pembelian online, masih dapat mencari tiket kapal PELNI di mitra penjualan seperti agen perjalanan resmi,” tutur Dessy.

Dessy sendiri menargetkan penjualan tiket melalui aplikasi PELNI Mobile dapat menembus hingga 70 persen dari total seluruh penjualan tiket di pertengahan tahun depan. “Target ini untuk wilayah Jakarta, Surabaya dan Makassar. Kalau untuk wilayah lain, sangat bergantung dengan infrastruktur telekomunikasi, khususnya wilayah kepulauan yang jaringan sinyalnya belum merata,” ucap Dessy.

Baca Juga :  Peringati HUT Republik Indonesia Ke 78,Muda Mudi Dukuh Pandak Adakan Perlombaan Untuk Semua Usia

PELNI sendiri mencatat, sepanjang periode Januari hingga September 2023, jumlah penumpang yang diangkut kapal PELNI sebanyak 3.301.794 orang. Melihat tren ini, Presda yakin jumlah penumpang kapal PELNI hingga Desember 2023 naik 114 persen dibanding tahun 2022 sebesar 3.488.633 orang.

Khusus untuk Surabaya, PELNI memiliki 16 kapal yang diberangkatkan dari Kota Pahlawan, dengan mayoritas menyinggahi wilayah tengah dan timur Indonesia. Hingga September kemarin jumlah penumpang kapal PELNI yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 204.828 orang. Hingga Desember mendatang, diyakini jumlah tersebut akan melampaui angka tahun 2022 yang mencapai 225.906 orang. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital
PP IWO Minta Media Online Tetap Berpegang Teguh pada Prinsip Kode Etik Jurnalistik di Tengah Arus Disrupsi Digital
Said Abdullah Akui Ratusan Pesantren di Indonesia Jadi Motor Ekonomi Kreatif
Said Abdullah Sebut Pertahanan Semesta Bukan Hanya TNI dan Polri, Tapi Seluruh Elemen Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:08 WIB

Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:43 WIB

SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:40 WIB

Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Berita Terbaru