Wakili Sumenep, Desa Masakambing Tampilkan Produk Unggulan Pada Festival Dewi Cemara

- Redaksi

Sabtu, 4 November 2023 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Stand Desa Masakambing dengan baju Khas suku bajo pada festival Dewi Cemara

Foto: Stand Desa Masakambing dengan baju Khas suku bajo pada festival Dewi Cemara

SUMENEP, seputarjatim.com–Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura ikut berpartisipasi dalam acara Festival Desa Wisata Cerdas Mandiri dan sejahtera (Dewi Cemara) yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 3-4 November 2023.

Desa yang terkenal dengan tiga sukunya ini bersaing memamerkan produk unggulannya bersama dengan 27 Kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur.

Sementara kuliner khas yang ditampilkan oleh Desa Masakambing, ada banyak macam. Seperti minyak goreng, kripik sukun, Rempeyek/Kripik kencur, Sale, serta masakan khas suku Bugis yakni “Berongko” yang merupakan makanan khas berbahan dasar pisang.

Selain produk unggulan home industri, Desa Masakambing merupakan habitat asli burung kakak tua jambul kuning yang keberadaanya saat ini hampir punah, menurut informasi burung asli Masalembu tersebut tinggal 27 ekor.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Tuntaskan Vaksin PMK Tepat Di Moment HUT RI ke-77

Tidak hanya itu, Desa Masakambing Kepulauan Masalembu juga dikenal dengan keindahan alamnya yang sangat mempesona, indahnya pantai dan eksotisme karang putih/bukit keramat serta jungle tracking di hutan mangrove menambah catatan pesona keindahan yang ada di Desa yang berada di ujung timur Kabupaten Sumenep ini.

Ditemui dilokasi acara, Camat Masalembu melalui Sekcamnya menjelaskan, kuliner tersebut merupakan hasil dari masyarakat Desa Masakambing yang dibina langsung oleh TP PKK Masalembu.

“Kegiatan ini tentu sangat positif, selain bisa memasarkan produk unggulan, Disini kita juga bisa saling sharing dengan kabupaten Lain terkait wisata,” ucap Ainul Yaqin.

Masih kata Ainul Yaqin, meskipun masih sebatas home industri, dirinya mendorong agar masyarakat khususnya Desa Masakambing tidak hanya memasarkan produknya secara manual saja, akan tetapi juga perlu memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti saat ini, seperti media sosial yang memiliki cakupan luas.

Baca Juga :  Bupati Ajak Warga Madura Berpartisipasi pada Lomba Pidato dan Baca Puisi Bung Karno yang Digagas IWO Sumenep

“Era digitalisasi ini penting untuk dimanfaatkan karena mayoritas, sekarang sudah melek teknologi. Dengan begitu, masyarakat luas mengetahui hasil produk yang kita buat ini,” jelasnya.

Terakhir, dengan tampilnya Desa Masakambing dalam acara festival Dewi Cemara dirinya berharap produk unggulan khas Masalembu, Desa Masakambing, bisa  dikenal lebih luas oleh berbagai kalangan masyarakat baik lokal maupun luar daerah.

“Saya berharap Masalambu termasuk kategori kecamatan yang mempunyai potensi yang besar dalam ciptakan potensi alam yang terbaik yang ada di Kabupaten Sumenep khususnya di provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru