Semangat Belajar Membatik, Puluhan Siswi SMK AT-Taufiqiyah Kunjungi Rumah Batik Canteng Koneng: Kita Selalu Terbuka

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2024 - 01:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SEMANGAT: Siswi SMK AT-Taufiqiyah, mulai belajar membatik di Rumah Produksi Batik Canteng Koneng di Pakondang Rubaru

SEMANGAT: Siswi SMK AT-Taufiqiyah, mulai belajar membatik di Rumah Produksi Batik Canteng Koneng di Pakondang Rubaru

SUMENEP, Seputar Jatim –  Siswi SMK AT-Taufiqiyah, Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, melakukan kunjungan ke Rumah Produksi Batik Canteng Koneng, di Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kunjungan ke Canteng Koneng itu, dalam rangka memperkanalkan kepada para siswi SMK untuk bisa membatik yang baik dan profesional.

“Yang ikut kunjungan ini, sebagian siswi yang memang ikut pengembangan sentra batik,” ucap Kepala SMK At-Taufiqiyah, Miftahol Arifin, Kamis (13/6/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Sampah Melonjak hingga 40 Ton Setiap Ada Kalender Event di Sumenep

Ia berharap kunjungan tersebut terus dilakukan agar bisa mengembangkan dunia batik, sehingga bisa diterapkan di lingkungan sekolah.

“Kalau ada pertanyaan tentang batik, kita bisa melakukan kunjungan lanjutan. Dan ini baru pertama kali melakukan kunjungan ke Batik Canteng Koneng,” ujarnya

“Saya ucapkan terimakasih, karena saya melihat anak-anak antusias untuk melihat proses membatik ini,” imbuhnya.

“Saya berharap siswi yang hadir, kedapan bisa secara langsung malakukan praktek membatik di sini (Canteng Koneng, red),” tandasnya.

Sementara itu, Pengelola Rumah Batik Canteng Koneng, Imam Mustaim R, mengaku senang bisa dihadiri para sisiwi yang berkeinginan untuk belajar membatik.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Beri Kesempatan Jualan di Tajamara, Pendatapan PKL Semakin Meningkat

Kata Imam Kachonk sapaan akrabnya, seiring dengan meningkatnya para pembatik di Sumenep, maka perlu generasi muda terus belajar membatik dengan tujuan agar bisa mengetahui cara menghasilkan batik yang baik dan berkualitas.

“Sampai detik ini kita selalu terbuka, dan selalu memberikan edukasi yang terbaik bagi meraka,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional
MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:18 WIB

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Berita Terbaru