Kejari Sumenep Resmi Tahan Kades Kangayan Atas Dugaan Ijazah Palsu

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 14:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

DIDAMPINGI: Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, saat membawa Kades Kangayan, Arsan, untuk dilakukan penahanan atas kasus dugaan pemalsuan ijazah (Mufti Che - Seputar Jatim)

DIDAMPINGI: Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, saat membawa Kades Kangayan, Arsan, untuk dilakukan penahanan atas kasus dugaan pemalsuan ijazah (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Desa (Kades) Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, atas dugaan ijazah palsu.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Moch. Indra Subrata mengatakan, pihaknya telah melakukan tahap II pelimpahan tersangka dari Polres Sumenep, terkait pemalsuan ijazah palsu oleh Kades Kangayan, Arsan.

“Dia (Arsan, red) melakukan ijazah palsu untuk mencalonkan sebagai kepala desa,” katanya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (30/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  DKUPP Sumenep Bakal Fasilitasi Pembuatan Akta Notaris Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa dengan Dana APBD

Lanjut ia menegaskan, bahwa pasal yang diterapkan dalam perkara ini yaitu pasal 266 dan 263, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Nanti kita buktikan dipersidangan, mana yang lebih tepat untuk menetapkan bukti itu,” tegasnya.

Sebenarnya dalam perkara ini, kata dia, dari awal berkas diterima sudah melakukan pengembangan berdasarkan petunjuk dari penyidik untuk menetapkan tersangka lain.

“Namun, untuk menetapkan tersangka lain, satu karena ada yang sudah meninggal dunia, dan satunya lagi stroke. Semuanya ada tiga. Ya, cuma kepala desa ini yang sehat jadi tersangka,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Kunjungi Ponpes Al-Amien Prenduan Demi Ciptakan Suasana yang Sejuk

“Dalam perkara ini tidak ada penangguhan, kades ini sudah kami tahan selama 20 hari ke depan,” bebernya.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan, bahwa ijazah palsu yang digukan oleh Kades Kangayan Arsan tersebut yaitu ijazah SMP.

“Kalau tidak salah ijazah SMP, itu yang diterbitkan oleh Yayasan Mandi Laut,” imbuhnya.

Untuk diketahui, perkara ijazah palsu ini dilaporkan berdasarkan laporan yang terdaftar dengan Nomor LP/16/VII/RES.1.9/2020/Reskrim/SPKT/Polsek Kangayan, tertanggal 22 Juli 2020.

Tersangka Arsan dilaporkan atas dugaan pemalsuan ijazah yang digunakan sebagai syarat pencalonan kepala desa Kangayan pada tahun 2019 lalu. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru