PSM 9 UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep Resmi Dibuka, Ciptakan Ekosistem Kreatif Rakyat

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MERIAH: Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni saat menyampaikan apresiasi di pembukaan PSM ke-9 (SandiGT - Seputar Jatim)

MERIAH: Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni saat menyampaikan apresiasi di pembukaan PSM ke-9 (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pekan Seni Madura (PSM) Ke 9, Unit Kegiatan Mahasiswa Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi dibuka oleh Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan.

Acara yang dipadati ribuan warga ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya tradisional Madura masih memiliki ruang hangat di hati masyarakat terutama generasi muda.

Ketua Umum UKM Sanggar Lentera, Ari Firmansyah menyampaikan, bahwa tahun ini PSM hadir dengan semangat baru, yakni membangun ruang lintas generasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin menciptakan ruang perjumpaan antara pelestari tradisi lama dan generasi kreatif hari ini. Di sinilah dialog budaya bisa terjadi secara alami,” tuturnya. Jumat (13/6/2025).

Baca Juga :  Ketua IWO Sumenep Serahkan 6 Piala Pemenang Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2025

Sementara Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, menilai bahwa PSM telah berkembang menjadi gerakan kolektif yang mengedukasi sekaligus menghibur.

“Harapan kami, ke depan seni tradisi tidak hanya dipamerkan, tetapi juga diajarkan kembali ke generasi muda lewat jalur informal seperti ini,” bebernya.

Di luar panggung, area PSM juga disulap menjadi pasar seni mini, tempat seniman muda menjual karya, membagikan cerita di stan komunitas, dan berbagi teknik berkesenian kepada pengunjung. Ini adalah wajah baru PSM yang bukan hanya pentas, tetapi juga ekosistem kreatif rakyat.

Sebagai bagian dari Calendar of Event Sumenep 2025, PSM ke-9 diproyeksikan menjadi titik temu penting bagi gerakan seni berbasis masyarakat.

“Dengan lebih dari 20 kegiatan sepanjang sepekan mulai dari lokakarya seni rupa, pertunjukan musik lintas genre, hingga pemutaran film dokumenter lokal PSM 9 diposisikan sebagai momentum kebangkitan kebudayaan Madura yang inklusif dan progresif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan menyampaikan, bahwa PSM bukan hanya kegiatan rutin, melainkan bagian dari gerakan kultural yang tumbuh dari akar masyarakat.

“Kami melihat ini bukan sekadar festival. Ini adalah bentuk nyata keterlibatan generasi muda dalam merawat nilai-nilai warisan budaya,” bebernya.

Sorotan malam pertama PSM 9 tidak hanya terletak pada kemeriahan panggung, lanjut dia, tetapi juga pada hadirnya warga dari berbagai kalangan anak-anak, pelajar, hingga lansia yang membaur dalam suasana penuh kekaguman dan nostalgia.

Baca Juga :  Modus Minta Diambilkan Air Dingin ke Kamar, Pengasuh Ponpes Tega Rudaksa Santriwatinya hingga Dua Kali

“Pementasan pembuka menghadirkan kolaborasi lintas genre baik musik tradisional dipadukan dengan narasi puisi berbahasa Madura yang dibacakan oleh pelajar SMA,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru