Tembakau dan Garam Jadi Komoditas Strategis, Bupati Sumenep Bakal Beri Perhatian Khusus

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Petani saat menyiram tembakau (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Petani saat menyiram tembakau (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, berkomitmen untuk terus mengawal kesejahteraan petani, khususnya petani tembakau.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengaku akan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah daerah untuk mengecek kondisi tanaman dan harga jual tembakau secara aktual.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana kondisi di lapangan. Situasi cuaca yang berubah-ubah tentu sangat memengaruhi para petani, dan kami tidak akan tinggal diam,” katanya, Senin (11/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Penampilan Sumenep Curi Perhatian Publik di Ajang WACI JFC 2025

Menurutnya, perubahan pola iklim yang terjadi belakangan ini menjadi tantangan besar bagi sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau.

Sebab, intensitas hujan dan panas yang datang silih berganti tanpa pola yang jelas, sangat memengaruhi kualitas dan produktivitas tanaman tembakau.

“Cuaca sekarang sangat tidak bisa diprediksi. Kadang panas terik, tiba-tiba turun hujan. Ini berdampak besar pada kualitas tembakau. Bahkan, sektor lain seperti garam pun ikut terdampak,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi dampak kerugian, kata dia, Pemkab melalui Dinas Pertanian telah mengimbau para petani agar lebih cermat dalam menentukan waktu tanam.

Rekomendasi teknis dari dinas diharapkan menjadi acuan utama agar petani tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

“Kami terus mendorong agar petani mengikuti panduan dan rekomendasi dari dinas. Karena kondisi cuaca saat ini benar-benar sulit ditebak, dan kalau sampai salah tanam, bisa berakibat pada gagalnya panen,” tuturnya.

Ia juga memastikan, bahwa pemerintah tidak akan lepas tangan terhadap nasib petani. Setiap langkah kebijakan akan didasarkan pada kondisi riil di lapangan, termasuk dalam merespons dinamika harga jual tembakau yang kerap berubah-ubah.

“Segala kebijakan akan kami ambil berdasarkan fakta lapangan. Tapi satu hal yang pasti: kesejahteraan petani tetap menjadi prioritas utama kami, tentunya tetap dalam koridor aturan yang berlaku,” bebernya.

Baca Juga :  Penyegelan 2 Mesin Rokok PR Daun Mulia di Sampang Dinilai Lambat, LSM Bidik Siapkan Laporan Resmi ke Kemenkeu, Dirjen Bea Cukai, dan Dirjen Pajak

Lebih lanjut ia menambahkan  bahwa tembakau dan garam saat ini merupakan dua komoditas strategis yang menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.

Keduanya memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat bergantung pada cuaca yang stabil untuk menghasilkan produksi berkualitas.

“Kami punya dua tantangan besar: tembakau dan garam. Ini bukan hal sepele. Maka perlu langkah cepat, terukur, dan tepat sasaran. Kami pastikan petani Sumenep tetap mendapatkan perlindungan dan hasil yang optimal,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau
Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 5 Juni 2026
Kuasai Pasar Tapal Kuda, MAKAYASA Siapkan Ekspansi ke Pantura Jatim
Perusahan Rokok Lokal di Sumenep Bantu Petani Tembakau Lepas dari Lilitan Utang
Industri Rokok Lokal di Sumenep Perkuat Lapangan Kerja dan Jaga Harga Tembakau Tetap Stabil
Taman Maca Asre Pajadu di Sumenep Resmi Diluncurkan, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Budaya Baca Sejak Dini
BPRS Bhakti Sumekar Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Sumenep
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:01 WIB

DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:19 WIB

Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 5 Juni 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:54 WIB

Kuasai Pasar Tapal Kuda, MAKAYASA Siapkan Ekspansi ke Pantura Jatim

Senin, 18 Mei 2026 - 21:12 WIB

Perusahan Rokok Lokal di Sumenep Bantu Petani Tembakau Lepas dari Lilitan Utang

Senin, 18 Mei 2026 - 21:03 WIB

Industri Rokok Lokal di Sumenep Perkuat Lapangan Kerja dan Jaga Harga Tembakau Tetap Stabil

Berita Terbaru