Ke Sumenep, Menkes RI Budi Gunadi Tinjau RS BHC

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERJALAN: Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin (tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

BERJALAN: Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin (tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi penguatan layanan kesehatan di Madura, terutama bagi masyarakat kepulauan yang selama ini terkendala akses fasilitas medis modern.

Kedatangan Budi Gunadi, disambut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Direktur RS BHC, Hartati, turut mendampingi rombongan saat meninjau fasilitas rumah sakit.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut positif dan menilai kehadiran RS BHC sebagai pelengkap dari layanan kesehatan yang ada sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami sangat bersyukur Sumenep kini memiliki rumah sakit swasta dengan fasilitas modern. Ini sejalan dengan visi kami menghadirkan layanan kesehatan yang merata, termasuk bagi warga kepulauan,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga :  Disbudporapar Kukuhkan PKC 2025–2030, Generasi Muda Siap Jadi Wajah Wisata Sumenep

Di samping itu, Direktur RS BHC, dr. Hartati, menegaskan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik. Menurutnya, peningkatan fasilitas, tenaga medis, dan layanan penunjang akan menjadi prioritas agar masyarakat semakin percaya pada layanan kesehatan lokal.

“RS BHC ingin menjadi rumah sakit rujukan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat tanpa harus jauh mencari pelayanan medis ke luar daerah,” jelasnya.

Sementara, dalam agenda peninjauan, Menkes RI melihat langsung sejumlah layanan unggulan, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), ruang rawat inap, laboratorium, hingga peralatan medis modern untuk pasien dengan penyakit kronis.

Ia pun menilai keberadaan RS BHC dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada rumah sakit rujukan di kota besar.

“Kasus yang paling sering adalah stroke, jantung, dan kanker. Dengan fasilitas yang ada di BHC, pasien bisa segera ditangani tanpa harus ke Surabaya,” kata Menkes Budi Gunadia.

Menurutnya, bahwa pemerataan layanan kesehatan menjadi agenda utama pemerintah.

Kehadiran rumah sakit swasta dengan fasilitas lengkap di Sumenep dinilai mampu mempercepat akses layanan medis berkualitas bagi masyarakat, baik di daratan maupun kepulauan.

“Fasilitas di sini sudah bagus, dan ini sangat membantu masyarakat. Saya berharap rumah sakit ini terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” tambahnya.

Untuk Diketahui, Kunjungan Menkes diakhiri dengan dialog bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit.

Baca Juga :  Panitia Kerapan Sapi di Sapudi Sumenep Dinilai Tak Becus hingga Picu Keributan

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis, termasuk penguatan layanan spesialis untuk penanganan penyakit kritis yang masih menjadi tantangan besar di wilayah Madura.

Bahkan Kehadiran Menkes juga disambut hangat oleh pasien dan keluarga mereka. Siti Rahma (45), warga Kepulauan Raas yang tengah mendampingi keluarganya dirawat di RS BHC, mengaku terbantu dengan keberadaan rumah sakit ini.

“Dulu kalau ada keluarga sakit berat, kami harus ke Surabaya, biayanya besar dan perjalanannya jauh. Sekarang sudah ada BHC, kami merasa lebih tenang,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Berita Terbaru