Disbudporapar Kukuhkan PKC 2025–2030, Generasi Muda Siap Jadi Wajah Wisata Sumenep

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KOMPAK: Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan saat foto bersama dengan PKC (SandiGT - Seputar Jatim)

KOMPAK: Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan saat foto bersama dengan PKC (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) resmi mengukuhkan puluhan pengurus Paguyuban Kacong Cebbing (PKC) periode 2025–2030 di Pendopo Agung Keraton.

PKC yang selama ini menjadi representasi duta wisata, kini mendapat mandat baru sebagai agen utama dalam memperkenalkan potensi wisata Sumenep ke khalayak luas.

Kehadiran mereka diharapkan menjadi energi segar dalam mendongkrak sektor pariwisata, yang kian menjadi pilar penting pembangunan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan menegaskan, bahwa pengurus PKC bukan sekadar simbol seremoni, tetapi merupakan generasi muda yang akan tampil di garda depan promosi pariwisata.

Baca Juga :  Sumenep Darurat Judi Togel

“Mereka ini adalah aset berharga. PKC harus menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan destinasi unggulan, baik di Jawa Timur maupun di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujarnya. Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, tren pariwisata global menuntut penguasaan teknologi digital. Karena itu, PKC diharapkan tidak hanya tampil secara formal, melainkan juga aktif di dunia maya dengan konten kreatif.

“Promosi wisata saat ini tidak bisa hanya mengandalkan brosur. Media sosial dengan video, vlog, dan foto jauh lebih efektif menjangkau wisatawan,” tegasnya.

Iksan juga mengingatkan, bahwa keindahan Sumenep tidak hanya terletak pada destinasi populer, melainkan juga wisata desa, kuliner tradisional, hingga kearifan budaya yang tersebar di pelosok.

Baca Juga :  Polres Sumenep Buru Gerombolan Emak-Emak Berkendara Tanpa Helm

PKC, lanjut dia, harus mampu membawa narasi itu ke publik agar masyarakat ikut merasakan dampak ekonomi secara langsung.

“Kalau PKC bergerak dengan kreatif dan konsisten, maka manfaatnya tidak hanya untuk sektor pariwisata, tapi juga untuk masyarakat yang terlibat langsung dalam ekosistem ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Pengukuhan PKC periode baru ini menandai babak baru strategi promosi wisata Sumenep yang lebih inovatif.

“Kami berharap ini bisa mampu bersaing di era digital dan mengangkat nama Sumenep di kancah pariwisata nasional hingga mancanegara,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru