Lewat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Pemuda Sumenep Jadi Motor Perubahan Bangsa

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025 - 17:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FOKUS: Suasana sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh MH. Said Abdullah di Hotel de Baghraf Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

FOKUS: Suasana sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh MH. Said Abdullah di Hotel de Baghraf Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, mendorong gnerasi muda di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk tampil sebagai motor perubahan bangsa di tengah derasnya arus zaman.

Kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Anggota DPR RI Dapil XI Jawa Timur, MH Said Abdullah, bertempat di ruang pertemuan Arya Wiraraja, Hotel de Baghraf Sumenep.

Acara tersebut dibuka oleh tenaga ahli MH Said Abdullah dan Moh. Fauzi, meminta para pemuda harus membekali diri dengan pemahaman kuat terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat fondasi ini adalah benteng utama untuk menjaga persatuan sekaligus kunci menghadapi dinamika pembangunan nasional.

Kemudian dalam forum itu menghadirkan dua narasumber yakni M. Salman Farid dan Moh. Nurul Hidayatullah.

Baca Juga :  Siap Bersaing di Pasar Global, PT ESM Madura Kembali Ekspor Rokok King Djava Click Blueberry ke Malaysia

Pada kesempatan itu, Salman Farid menyoroti peran historis pemuda dalam setiap fase perjuangan bangsa.

Ia menekankan, kemajuan Indonesia tidak akan pernah lepas dari semangat dan kontribusi generasi mudanya.

“Kemerdekaan lahir berkat keberanian pemuda. Kemajuan suatu bangsa juga selalu ditentukan oleh generasi mudanya. Karena itu, mari kita rawat semangat kebangsaan dan kebhinekaan agar Indonesia tetap berdiri kokoh,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).

Lebih lanjut ia menambahkan, nasionalisme bukan sekadar jargon, melainkan sikap hidup yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya lewat partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Sementara itu, Moh. Nurul Hidayatullah menyampaikan, bahwa nilai-nilai Empat Pilar dengan tradisi gotong royong, yang sejak lama menjadi jati diri masyarakat Indonesia.

Menurutnya, para pendiri bangsa tidak sembarangan merumuskan Pancasila, melainkan menggali kearifan luhur dari budaya Nusantara.

“Sila pertama tentang Ketuhanan menunjukkan bahwa bangsa ini sejak dahulu menjunjung tinggi keyakinan kepada Tuhan, meskipun berbeda agama,” tuturnya.

Meskipun usia kemerdekaan sudah menembus delapan dekade, kata dia, Pancasila tetap relevan sebagai pedoman hidup bangsa yang tak lekang oleh zaman.

“Ini pengingat bagi generasi hari ini agar tidak melupakan warisan para pendiri bangsa, sekaligus melanjutkannya dengan karya nyata,” tandasnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Selidiki Penemuan Bayi Membusuk di Kamar Kos, Ibu Hilang Misterius

Diskusi dan sesi tanya jawab yang menyusul membuat suasana forum semakin dinamis. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa sosialisasi ini tidak berhenti pada seremonial saja, akan tetapi mampu menggugah kesadaran kolektif pemuda Sumenep untuk menjaga persatuan sekaligus menjadi agen perubahan menghadapi tantangan zaman. (EM)

*

 

 

 

Pemuda dan mahasiswa Sumenep diajak perkuat nasionalisme lewat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh MH. Said Abdullah di Hotel de Baghraf.(Foto : Istimewa)

 

MH. Said Abdullah, Sosialisasi, Empat Pilar Kebangsaan, Pemuda Sumenep, Mahasiswa Sumenep, Nasionalisme, Pancasila, UUD1945, NKRI, BhinnekaTunggalIka

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru