DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 11:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDINAS: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat diwawancarai (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDINAS: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat diwawancarai (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) kembali menjadi program bernilai besar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Tahun Anggaran 2026.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran hampir Rp2 miliar untuk pengadaan hand tractor. Seluruh anggaran tersebut bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.

Berdasarkan penelusuran pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1.977.000.000. Anggaran itu terbagi dalam dua paket kegiatan, yakni belanja hand tractor senilai Rp525.000.000 serta hibah barang hand tractor dengan pagu lebih besar, yakni Rp1.452.000.000.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon

Skema tersebut menunjukkan sebagian besar hand tractor akan disalurkan langsung kepada kelompok tani melalui mekanisme hibah. Karena itu, proses penentuan penerima manfaat dituntut berlangsung cermat dan transparan.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bantuan alsintan tidak diberikan secara acak. Menurutnya, hanya kelompok tani yang telah mengajukan proposal permohonan yang akan dipertimbangkan sebagai penerima.

“Penerima bantuan disesuaikan dengan kelompok tani pengusul,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, pengadaan hand tractor merupakan bagian dari upaya mempercepat pengolahan lahan pertanian, terutama menjelang musim tanam. Mekanisasi pertanian dinilai penting untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja sekaligus memperpendek waktu olah tanah.

“Dengan mekanisasi, petani bisa lebih cepat menyiapkan lahan, biaya produksi lebih efisien, dan jadwal tanam tidak terlambat,” katanya.

Modernisasi alat pertanian juga disebut sebagai langkah strategis menjaga produktivitas tanaman pangan di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, menyatakan pengadaan hand tractor tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat saat masa reses.

Banyak petani, kata dia, mengeluhkan keterbatasan alsintan yang menghambat pengolahan lahan secara optimal.

“Itu aspirasi dari konstituen yang kami terima langsung di lapangan, lalu kami rumuskan dalam pokok pikiran,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan DKPP agar pelaksanaan program tetap sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan tidak melenceng dari tujuan awal. Ketepatan waktu realisasi juga dinilai krusial agar bantuan tepat momentum musim tanam.

Baca Juga :  Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal

“Kalau terlambat, manfaatnya berkurang. Padahal anggarannya besar dan itu uang publik,” tegasnya.

Dengan nilai hampir Rp2 miliar dari dana pokir DPRD, pengadaan hand tractor ini menjadi salah satu program strategis sektor pertanian Sumenep pada 2026. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Berita Terbaru

Poster DPO Polresta Sumenep (Dok. Istimewa)

Hukum & Kriminal

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:33 WIB