Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Polrestabes Surabaya Perketat Pengamanan Mako

- Redaksi

Rabu, 13 November 2019 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Joe/ SJ Foto)

(Joe/ SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com Telah terjadi ledakan di Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11), pukul 08.45 WIB. Ledakan diduga merupakan bom bunuh diri.

Seorang anggota polisi mengalami terluka akibat ledakan tersebut. Selain itu seorang pria tak dikenal diduga pelaku tewas.

Ledakan bom terjadi di ruang pembuatan SKCK. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan pasca peristiwa. Tim Inafis juga terpantau sudah tiba di Polrestabes Medan.

Mengantisipasi hal tersebut, saat ini Polrestabes Surabaya mengantisipasinya dengan mempertebal pengamanan Markas Polrestabes Surabaya.

Baca Juga :  Nyabu Tengah Malam, Pria ini Ditangkap

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M. Akhyar SH, MH menyampaikan bahwa saat ini anggota pengamanan mako dalam keadaan siaga dan tetap waspada terhadap perkembangan situasi yang ada.

Pasca adanya peledakan Bom Bunuh Diri di Depan Mapolrestabes Surabaya Tahun 2018 silam, Markas Kepolisian yang terletak di Jalan Sikatan No. 1 Surabaya ini memiliki para meter aman dan SOP pengamanan mako yang ditingkatkan.

Melalui Pemeriksaan Orang dan Barang Bawaan di Ruang X-Ray dan Metal Detector, Polisi Surabaya ini juga membatasi kendaraan roda empat yang masuk melalui Rolling Gate yang dikendalikan dari dalam.

Baca Juga :  Pria Tua Yang Diciduk Polisi Karena Kepemilikan Sabu Ternyata Ketua BPD Romben Rana, Kadis PMD: Yang Bersangkutan Bisa Diberhentikan

“Hanya kendaraan dinas dan mobil anggota polisi saja yang bisa masuk ke Markas Komando, untuk tamu bisa parkir di luar,” ujar AKP Akhyar.

Hingga saat ini kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Surabaya terpantau aman dan terkendali. Masyarakat dihimbau agar tidak panik dan tetap bisa melakukan aktivitasnya masing-masing. (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serang Profesi Wartawan, IWO Resmi Laporkan Akun TikTok Juan Kurniawan ke Polres Sumenep
Polres Sumenep Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 8 Orang Jadi Tersangka
Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:49 WIB

Polres Sumenep Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 8 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Berita Terbaru