Hendak Memasang Banner Cakades Kebunan, Pria Ini Ditampar Dan Lapor Polisi

- Redaksi

Sabtu, 3 Juli 2021 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Sumenep,Seputarjatim.com,-Seorang pria bernama Budi Purnomo (29) menjadi korban penganiayaan saat berada di dusun kerajjan,Desa Kebunan,Kecamatan Kota Sumenep. Korban mengaku ditampar  oleh terlapor berinisial PR.

Korban yang merupakan warga Dusun Karajan, Desa Kebunan, Kecamatan Kota ini menuturkan, penganiayaan bermula ketika ia bersama temannya pada hari jumat tanggal 2 juli 2021 sekitar pukul 01.50 Wib berniat memasang banner salah satu calon kepala desa kebunan nomer 2 dipinggir jalan raya, tepatnya disebelah selatan lapangan volly melati yang ada di desa kebunan, Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga :  Corona, DPRD Sumenep Warning Jurnalis

“Tiba-tiba saya didatangi terlapor bersama temannya dan terlapor melarang kami memasang banner di tempat tersebut, ” Jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut pelapor, dirinya menanyakan apa alasan terlapor melarang dirinya memasang banner di tersebut, padahal di tempat yang sama juga ada salah satu banner calon lain yang juga terpasang di tempat tersebut.

“Karena saat itu situasi mulai memanas akhirnya saya ditampar sama terlapor sebanyak dua kali yang mengenai pipi sebelah kiri, ” Terangnya

Baca Juga :  Polda Jatim Ungkap Kasus Ganja Sintesis

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam di pipi sebelah kiri dan kejadian ini dilaporkan ke pihak berwajib dengan nomor LP/B/149/VII/2021/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut dan masih dalam pemeriksaan saksi-saksi.

“Kalau dari laporan ini baru masuk kemarin , pemeriksaan saksi pelapor, ” Jelasnya secara singkat.(Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang
Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng
Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi
Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau
Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum
Kabur Usai Rudapaksa Cucu Saat Rumah Sepi, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi di Cirebon
Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Kasus Penganiayaan di Lenteng Naik Status, Keluarga Korban Akhirnya Dapat Titik Terang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:58 WIB

Polisi Tetapkan H sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pemuda di Lenteng

Senin, 25 Mei 2026 - 21:28 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Lenteng Belum Tuntas, Jurnalis Pertanyakan Kinerja Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:25 WIB

Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:53 WIB

Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum

Berita Terbaru

MENULIS: Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sedang rapat dengan anggota dewan (Foto Istimewa)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Jumat, 5 Jun 2026 - 23:35 WIB