Bupati Sambut Baik Rencana Perusahan Asal Singapura untuk Investasi Besar-besaran di Sumenep

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPAT: Pertemuan CEO Stemcell United Limited, Fhilip Gu, dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, saat membahas kerjasama bidang perikanan. (SandiGT - Seputar Jatim)

RAPAT: Pertemuan CEO Stemcell United Limited, Fhilip Gu, dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, saat membahas kerjasama bidang perikanan. (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Potensi laut Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali dilirik oleh investor asing.

Sebab, ada beberapa investor yang mengumumkan rencana berinvestasi besar-besaran di Kota Keris. Salah satunya perusahaan asal Singapura, Stemcell United Limited (ASX: SCU) untuk berinvestasi di bidang budidaya rumput laut, teripang, kerapu, dan lobster.

CEO Stemcell United Limited, Fhilip Gu mengatakan, bahwa investasi ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga bertujuan meningkatkan citra sektor perikanan Sumenep di tingkat Nasional maupun Internasional.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin menjadikan potensi rumput laut, teripang, kerapu, dan lobster Sumenep diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Senin (20/1/2025).

Baca Juga :  Kalender Of Event Sumenep 2025, Diawali dengan Santunan 756 Anak Yatim

Konsep investasi yang akan diterapkan berbasis blue economy, yaitu dengan fokus pada keberlanjutan, pelestarian lingkungan laut, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Dalam investasi ini, pihaknya akan memprioritaskan pekerja lokal karena industri ini adalah milik Sumenep.

“Rencana investasi yang diajukan oleh Stemcell United Limited mencapai angka 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun, dengan lokasi budidaya sebagian di daratan dan sebagian lagi di laut,” tegasnya.

“Harapan kami, pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh agar rencana pengembangan blue economy ini dapat berjalan sesuai harapan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik rencana investasi ini karena dinilai mampu memberikan dampak besar pada perekonomian masyarakat setempat.

“Investasi ini ramah lingkungan dan membutuhkan dukungan kita semua. Saya optimis bahwa perusahaan ini akan menjadi pionir pengembangan blue economy di Sumenep,” pungkasnya

Untuk diketahui, dalam rencana ini, Stemcell United Limited bekerja sama dengan Balad Grup, sebuah perusahaan dalam negeri yang sebelumnya telah menjalankan investasi di Sumenep.

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru