Diduga Langgar PPKM, Kades Di Sumenep Dipolisikan

- Redaksi

Kamis, 2 September 2021 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep,Seputarjatim.com,-Kades Tambak Agung Barat, Kecamatan Ambunten, dilaporkan ke Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, karena diduga telah melanggar surat edaran Kementerian dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat covid-19 pada waktu lalu.

Kades tambak Agung barat diadukan ke Polres Sumenep, oleh salah satu warga Gadu Timur atas nama sahawi sesuai SP2HP dengan nomor B/44/SP2HP/A1 ke 1/Vlll/2021/Satreskrim Polres Sumenep tertanggal 1 September 2021

Dalam aduannya Sahawi tertulis, Kades Tambak Agung Barat, nekat melabrak aturan menggelar Hajatan Rokat Desa dengan mengundang Sinden Karawitan.
ditengah PPKM darurat Pandemi Covid 19.

“Kades Tambak Agung Barat sengaja mengundang kerumunan massa dengan pagelaran tayub sinden karawitan dan saweran bebas,” kata Sahawi.

Menurutnya, harusnya sebagai kades memberikan contoh sebagai kepanjangan dari pemerintah, namun hal itu melanggar surat edaran Kementerian tentang pemberlakukan PPKM darurat.

Baca Juga :  Vaksinasi Sasar Anak Sekolah Dasar, Wabup Sumenep Minta Peran Serta Orang Tua Murid

“Kami akan terus mengawal kasus ini agar mereka sadar telah melanggar ketentuan pemerintah,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu oknum Kepala Desa (Kades) Tambak Agung Barat, Kecamatan Ambunten, Sumenep disinyalir nekat membuat acara “pesta karawitan sinden tayub” yang digelar cukup meriah, Kamis (19/08/2021) lalu.

Hal itu dapat sorotan dan kecaman dari berbagai elemen masyarakat kecamatan setempat, bahwa terkesan “kades Tambak Agung Barat” menentang aturan pemerintah, bahkan Kemendagri pemberlakukan PPKM darurat Covid-19.

“Seorang oknum kades ini harusnya memberikan contoh kepada masyarakat, memberikan edukasi. malah ini kades sendiri melanggar,” kata Pegiat Desa warga kecamatan setempat Inisial IG.

Sehingga, sebagai kepanjangan pemerintah itu, menurutnya memberikan contoh agar masyarakat mau berVaksin. “La ini malah terkesan menentang pemerintah membuat acara yang mengundang kerumunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Korban Perampok Dana PIP Akan Diperiksa Kejari Sumenep

Dirinya dengan tegas menyampaikan, agar kades tambak Agung ini, diberikan sanksi agar tidak menular kepada kades kades lain. “Ini masa pandemi, apalagi pemerintah sekarang dihadapkan ketidak percayaan masyarakat untuk berVaksin. harusnya diberi sangsi tegas kades tidak patuh kepada aturan pemerintah,” ungkapnya.

Kapolsek Ambunten, AKP Junaidi membenarkan jika acara itu sudah dilakukan tindakan pembubaran saat acara berlangsung. “Pembubaran saja,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp nya.

Menurutnya, sebelumnya Kepala Desa Tambak Agung Barat mengadakan acara pesta mengundang kerumunan tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu, kalau ada pagelaran pesta karawitan sinden tayub. “Tidak ada,” ungkapnya.

Ditanya sangksi yang diberikan, pihkanya tidak banyak merespon hanya memberikan jawaban singkat tindakan yang diberikan dengan pembubaran. “pembubaran saja,” jawabnya. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB