Disdik Sumenep Perketat Pelaksanaan SPMB, Sekolah Wajib Transparan dan Bebas Intervensi

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH: Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

CERAH: Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi memperketat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026.

Langkah yang terlihat sederhana ini menjadi penanda perubahan kecil, namun sangat signifikan di tubuh birokrasi pendidikan lokal.

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan, bahwa reformasi SPMB bukan sekadar soal administrasi, melainkan soal kepercayaan publik yang harus terus dirawat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua sekolah harus patuh pada juknis. Jalur zonasi, afirmasi, mutasi, dan prestasi sudah ditetapkan proporsinya. Tidak boleh ada sekolah yang menyimpang, apalagi bermain kuota,” ujarnya. Senin (14/7/2025).

Baca Juga :  Tumbuhkan Semangat Era Kejayaan Baru, Disbudporapar Luncurkan Logo Hari Jadi Sumenep Ke 757

Ia menegaskan, salah satu instruksi yang ditekankan oleh Disdik adalah kewajiban setiap sekolah memasang pengumuman resmi terkait proses SPMB secara terbuka di lokasi sekolah, papan informasi desa, dan platform digital yang dimiliki.

“Keterbukaan informasi adalah bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat. Banyak kesalahpahaman terjadi karena publik tidak tahu informasi dasar. Kita ingin menghapus ruang abu-abu itu,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai upaya pencegahan dini, tahun ini Disdik Sumenep menginisiasi penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh kepala sekolah SD negeri maupun swasta. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh pihak Inspektorat dan Komite Sekolah sebagai bentuk pengawasan kolektif.

Pakta tersebut, sambung dia, mencakup larangan praktik pungutan liar, intervensi dari pihak luar, serta perlakuan istimewa terhadap siswa titipan. Sanksi tegas dijanjikan bagi pelanggar.

“Kalau ada yang coba-coba bermain, sanksinya bukan cuma administratif, tapi bisa berdampak pada status kepegawaian. Ini bukan main-main,” bebernya.

Reformasi sistem SPMB ini merupakan bagian dari arah kebijakan baru Disdik Sumenep yang mengedepankan integritas, transparansi, dan partisipasi masyarakat.

“Sistem pendidikan yang sehat tidak hanya membentuk siswa cerdas, tapi juga mencerminkan kejujuran sejak dari gerbang penerimaan,” imbuhnya.

“SPMB ini mungkin terlihat seperti prosedur rutin. Tapi justru di sanalah kita bisa menanamkan nilai integritas. Kalau proses awalnya bersih, maka nilai itu akan terbawa hingga anak lulus,” tukasnya.

Baca Juga :  Pendapatan Daerah Turun, Wabup Sumenep Harap DPRD Segera Setujui Raperda Perubahan APBD 2025

Untuk diketahui, Disdik Sumenep juga membuka kanal aduan masyarakat yang aktif 24 jam selama masa SPMB berlangsung, baik melalui media sosial resmi maupun posko layanan pengaduan langsung di kantor dinas.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif
Achmad Fauzi Pantau TKA SMP 2026, Tekankan Kejujuran dan Kualitas Pendidikan di Sumenep
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak

Sabtu, 18 April 2026 - 22:08 WIB

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:59 WIB

Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif

Berita Terbaru