Disoal PBJ, Kapus Saronggi Bungkam Dengan Alasan Tidak Ada Ijin Kadinkes

- Redaksi

Rabu, 20 Juli 2022 - 08:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Dinas kesehatan sumenep

Foto: Dinas kesehatan sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com–Kepala Puskesmas Saronggi enggan buka suara memberikan keterangan terkait sederet anggaran belanja pengadaan barang dan jasa (PBJ) tahun 2022 dengan alasan tidak ada izin dari Dinkes Sumenep.

Padahal perubahan mendasar pasca BLUD, Kepala Puskesmas menjadi pengguna anggaran artinya yang bertanggungjawab, membuat Rencana Bisnis & Anggaran (RBA), membuat pengesahan penggunaan anggaran (triwulan-an), membuat laporan keuangan berbasis Standat Akuntansi Keuangan (SAK) semuanya tanggung jawab kepala puskesmas.

Sehingga status perubahan ke BLU/BLUD di Puskesmas Saronggi seakan-akan hanya formalitas belaka. Prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas dan independensi tata kelola yang harus dimiliki oleh BLU/BLUD tidak diperhatikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta di lapangan, Puskesmas Kecamatan Saronggi rupanya masih berada dibawah bayang-bayang kendali Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Mohon maaf terkait anggaran tetap saya harus ada izin dari Dinas Kesehatan Sumenep,” dalih drg. Nurul Latifa, M.Kes Kepala Puskesmas Saronggi saat dikonfirmasi terkait anggaran belanja pengadaan barang dan jasa tahun 2022 yang melekat di BLU yang dipimpinnya. Senin (18-07-2022). 

Celakanya, meski dirinya sebagai Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran (PA/KPA) untuk PBJ tahun 2022 yang sudah melekat pada Puskesmas Saronggi dengan perubahan ke BLU/BLUD yang bertanggungjawab, seakan cuma diatas kertas atau mungkin memiliki perjanjian kerjasama tidak tertulis.

Baca Juga :  Dikabarkan Jarang Masuk Kantor, Disdik Sumenep Akan Sanksi Kepsek SDN.Jukong-Jukong II

Bahkan ketika disinggung jika anggaran itu yang mengelola Puskesmas kenapa harus Dinas Kesehatan yang harus menjawab. Ia menyebut kalau Dinas Kesehatan itu tetap tahu mengenai anggaran dan peruntukan realisasinya juga.

“Karena kami juga ada laporan ke Dinas Kesehatan mas,”jelasnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Kepala puskesmas perempuan ini bahkan mengaku terkait PBJ di Puskesmas Saronggi saat ini kendati BLU untuk tahun anggaran 2022 masih di drop dari Dinkes P2KB Sumenep. Seperti halnya belanja obat-obatan hingga kini masih menggunakan sisa stok yang lama.

Baca Juga :  Harga Ikan Naik, Dampak Minimnya Tangkapan Nelayan

Ia menyebut jika anggaran pengadaan belanja obatan-obatan untuk tahun anggaran 2022 di BLU Puskesmas Saronggi masih belum direalisasikan.

Padahal berdasarkan data yang dikantongi media ini, untuk belanja obat-obatan yang melekat di Puskesmas Saronggi tahun anggaran 2022 dengan sumber dana BLUD total pagu diangka Rp.100 juta lebih.

Serta masih banyak lagi anggaran-anggaran lainnya yang dirasa perlu untuk di usut tuntas realisasinya, namun Lagi-lagi kapus Saronggi memilih bungkam dan beralasan harus ada izin dari Dinas Kesehatan Sumenep dalam hal ini sang Kadis. Sebab mengaku instruksi kepala Dinas Kesehatan Agus Mulyono langsung satu pintu pada sang kadis.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep Agus Mulyono belum dapat dikonfirmasi. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil
Peringati Hari Jantung Sedunia 2026, SMF Kardiologi RSUD Smart Gandeng Klinik Utama Vitria Medika Ajak Warga Jaga Kesehatan Jantung
Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor
Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Peringati Hari Jantung Sedunia 2026, SMF Kardiologi RSUD Smart Gandeng Klinik Utama Vitria Medika Ajak Warga Jaga Kesehatan Jantung

Minggu, 20 September 2026 - 12:44 WIB

Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Berita Terbaru