Ditangkap, Dua Pria Provokator Ricuh Pilkades Juruan Laok

- Redaksi

Jumat, 8 November 2019 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep. (Didik/ SJ Foto/dok.)

AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep. (Didik/ SJ Foto/dok.)

SUMENEP, seputarjatim.com Petugas Satreskrim Polres Sumenep dibantu Polsek Batuputih menangkap dua pria yang diduga menjadi provokator dalam kericuhan Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Kamis, 07/11/2019 kemarin. Dua pria berinisial ST dan TA ini ditangkap petugas di sekitar lokasi pencoblosan Pilkades.

“Ditangkap di dusun Jurgang, Desa Juruan laok, masih di lokasi pencoblosan Pilkades,” terang AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep, dalam keterangan persnya, Jumat malam, 08/11/2019.

Baca Juga :  Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Widi menambahkan, petugas juga telah mengamankan barang bukti pengrusakan, antara lain bukti rekaman video, potongan kursi plastik, potongan kursi kayu, meja kayu, sobekan kertas suara, bilik suara dan kotak suara rusak.

Polisi membawa barang bukti kericuhan Pilkades Juruan Laok, Kecamatan batuputih. (foto: dok. polres sumenep)

“Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Sumenep guna pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh AKP WIdiarti.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan Pilkades Juruan Laok yang digelar Kamis, 07/11/2019, berlangsung ricuh. Sekelompok warga tiba-tiba menolak pelaksanaan pencoblosan. Dalam video amatir yang beredar, tidak hanya memprovokasi warga, sekelompok warga yang marah ini juga merobohkan tenda yang digunakan di lokasi pencoblosan. Selain itu, mereka juga melakukan pengrusakan terhadap sejumlah logistik Pilkades. Kericuhan ini membuat pelaksanaan pencoblosan Pilkades Juruan Laok terpaksa dihentikan. (des/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru