DPMD Sumenep Bakal Percepat Penerangan dan Perluasan Listrik hingga 12 Jam di Giliraja

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAS: Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, bersama pemateri saat menyampaikan pandangannya dalam Dialog Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja (SandiGT - Seputar Jatim)

TEGAS: Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, bersama pemateri saat menyampaikan pandangannya dalam Dialog Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Gerakan taktis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengajak seluruh unsur pemerintahan desa di Pulau Giliraja untuk mempererat kerja sama dengan PLN dan mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Langkah strategis tersebut untuk mendukung program peningkatan durasi layanan listrik dari yang semula hanya enam jam menjadi dua belas jam setiap harinya.

Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan, bahwa realisasi program tersebut tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada PLN.

Ia menggaris bawahi perlunya kolaborasi aktif antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat guna membentuk sistem yang mendukung keberlangsungan distribusi listrik di wilayah kepulauan.

“PLN tidak bisa bekerja sendirian,” katanya, Senin (21/4/2025).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Terima Penghargaan dari BKN atas Kecepatan Pengangkatan CASN 2024

Ia juga menyampaikan, salah satu tantangan yang harus diatasi bersama adalah persoalan pohon-pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Dalam hal ini, keterlibatan warga dan perangkat desa sangat dibutuhkan.

“Kalau komunikasi tidak dibangun, bisa-bisa suplai listrik terganggu,” tegasnya.

Lanjut ia mengatakan, bahwa pemerintah desa memiliki peran penting, bukan hanya dalam mendukung teknis di lapangan, tetapi juga dalam mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, lanjut dia menjelaskan, bahwa harus ada pembentukan sarana komunikasi bersama, misalnya grup WhatsApp yang melibatkan kepala desa, aparat dusun, hingga perwakilan PLN.

“Menjaga kepercayaan publik terhadap proyek ini sama pentingnya dengan pembangunan teknis itu sendiri,” ucapnya.

“Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid, masyarakat akan merasa dilibatkan. Itu penting agar mereka turut merasa bertanggung jawab menjaga fasilitas listrik yang tersedia,” bebernya.

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan informasi, terutama saat terjadi gangguan atau pemeliharaan jaringan.

“Kalau masyarakat cepat tahu informasi soal pemadaman, mereka nggak akan salah paham. Kepala desa kan punya jaringan komunikasi luas, manfaatkan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banbaru, Zainal Abidin menyampaikan, dukungannya secara positif terhadap ajakan DPMD bahwa bersama tiga kepala desa lainnya di Pulau Giliraja siap berkontribusi penuh dalam menyukseskan program tersebut.

“Kami apresiasi arahan dari Pak Kadis DPMD. Kami, empat kepala desa di Giliraja, menyambut baik program ini. Mulai dari pemangkasan pohon, pengawasan jaringan, sampai penyebaran informasi ke masyarakat, kami siap ambil bagian,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, penghargaan atas kehadiran Wakil Bupati dan perwakilan PLN dalam pertemuan itu, yang menurutnya menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memperhatikan daerah kepulauan.

Menurutnya, penambahan jam layanan listrik akan membawa dampak besar, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan dan aktivitas masyarakat di Giliraja.

Baca Juga :  Oknum Petugas PLN Bernama Beni Ancam Pengusaha Tambak Udang Segera Lakukan Pembayaran

Ia juga sependapat bahwa sinergi antara PLN, pemerintah, dan warga menjadi faktor utama yang akan menentukan keberhasilan program ini.

“Usaha masyarakat, kegiatan belajar anak-anak, hingga layanan publik di balai desa, semuanya akan terbantu kalau listrik menyala lebih lama,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:58 WIB

Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB