Dugaan Ketidakberesan Proyek Irigasi Di Desa Tambak Sari Terancam Dilaporkan

- Redaksi

Rabu, 1 September 2021 - 10:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto:proyek irigisi di Desa Tambak Sari yang diduga tidak sesuai RAB

Foto:proyek irigisi di Desa Tambak Sari yang diduga tidak sesuai RAB

Sumenep.Seputarjatim.com,-Proyek pembangunan saluran(Drainase) yang berada di Desa Tambak Sari, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, disorot.

Pekerjaan tersebut menuai banyak permasalahan dilapangan, mulai dari tidak adanya papan pengumuman kegiatan sampai dugaan bahan bangunan yang tidak sesuai dengan RAB.

Berdasarkan pengakuan warga berinisial NG kepada media ini mengatakan, bahan meterial yang digunakan diduga menggunakan pasir merah dan pemasangan batunya terkesan asal jadi, sehingga berpotensi mudah rusak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu saya investigasi ke lapangan, bahan material yang digunakan pasir merah dan diduga tidak ada campuran semen serta pemasangan batunya terkesan asal-asalan, ” Jelasnya. Rabu (1-9-2021)

Baca Juga :  Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Polrestabes Surabaya Perketat Pengamanan Mako

Masih kata NG, dirinya mencoba konfirmasi terkait asal-usul dan dugaan ketidak beresan proyek tersebut kepada Kades Tambak Sari yakni Sucipno, namun NG mengatakan bahwa kades tersebut tidak koperatif.

“Saat saya hubungi kades tambak sari melalui Via Watshapp tidak ada jawaban, justru nomor saya diblokir, “paparnya.

Terahir NG mengancam akan melaporkan dugaan ketidakberesan proyek tersebut agar menjadi efek jera dan biar tidak selalu menjadi bancakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Diduga Ditampar, Orang Tua Siswa di Sumenep Lapor Polisi

“Ini uang rakyat yang digunakan, saya akan kawal permasalahan ini sampai tuntas, “janjinya.

Sementara itu Arif Susanto selaku Camat Rubaru saat dihubungi media ini mengatakan bahwa, proyek tersebut bukan bersumber dari Dana Desa (DD), melainkan proyek P3-TGAI.

“Saya sudah cek ke lapangan, menurut kepala desa dirinya hanya menandatangani proposal, yang mengerjakan proyek itu adalah kelompok masyarakat setempat,” Jelas arif singkat. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru