Festival Ojhung Bakal Segera Digelar, Disbudporapar Sumenep Siapkan dengan Matang

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 19:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, saat ditemui di ruangan kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

TEGAS: Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, saat ditemui di ruangan kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal menggelar Festival Ojhung di Pantai Badur Kecamatan Batuputih pada 17 Mei 2025 mendatang.

“Jadwal pelaksanaan festival Ojhung semula direncanakan pada 20 April, namun mengalami penyesuaian setelah dilakukan rapat bersama tokoh masyarakat dan Komunitas Ojhung,” kata Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan. Jumat (11/4/2025).

Menurutnya, rencana awal memang 20 April, tapi setelah berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan Komunitas Ojhung, pihaknya minta penjadwalan ulang dan akhirnya diputuskan tanggal 17 Mei 2025 mendatag.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Selain Batasi Penggunaan HP, Disdik Sumenep Imbau Sekolah Bebas dari Asap Rokok

Lanjut ia menegaskan, persiapan awal sudah dilakukan dan akan dilanjutkan dengan rapat lanjutan yang dijadwalkan pada 4 Mei di Kecamatan Batuputih.

“Rapat tersebut akan membahas secara detail seluruh aspek pelaksanaan festival, mulai dari teknis hingga keselamatan,” tegasnya.

Ia pun tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, karena ini menyangkut tradisi. Jadi, persiapannya harus benar-benar matang.

“Salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Hosen, juga telah berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan festival dan telah mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, Festival Ojhung akan tetap mempertahankan format seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan membagi peserta dalam dua tim, masing-masing terdiri dari lima orang. Proses rekrutmen pemain akan difasilitasi oleh tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kerap Ganggu Lalu Lintas, DKUPP Sumenep Berikan Pembinaan kepada PKL di Desa Pabian

“Kalau belajar dari tahun lalu, ada catatan penting soal sound system yang kurang maksimal. Tahun ini, kami pastikan tidak terulang. Persiapan kali ini jauh lebih panjang dan terstruktur,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Berita Terbaru