NewsWisata

Melalui Sunmori Fun Bike, Pemkab Sumenep Sukses Promosikan Wisata Giliyang

521
×

Melalui Sunmori Fun Bike, Pemkab Sumenep Sukses Promosikan Wisata Giliyang

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi saat bersepeda santai di pulau Gili Iyang
Foto:Bupati Fauzi saat bersepeda santai di pulau Gili Iyang

SUMENEP, seputarjatim.com-Sebanyak 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur memeriahkan Giliyang Oxygen Sunmori Fun Bike (Sepeda Santai), di Pulau Oksigen Giliyang Kecamatan Dungkek, Minggu (30/7/2023).

Peserta fun bike itu melintasi rute sepanjang 12 kilometer untuk menikmati keistimewaan Pulau Giliyang Kecamatan Dungkek, yang memiliki kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania.

Pelepasan peserta fun bike dilakukan Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo. Bahkan Bupati H. Achmad Fauzi usai melepas peserta ikut meramaikan kegiatan dengan mendayung sepeda bersama peserta lain.

“Peserta Giliyang Oxygen Sunmori Fun Bike sangat luar biasa, karena pesertanya tidak hanya masyarakat yang berasal dari Kabupaten Sumenep dan Madura saja, melainkan juga dari luar daerah,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga :  Penarikan SPP Di SMAN 1 Kalianget Seret Nama Mantan Kacabdin

Ke depan, diharapkan, dengan banyaknya peserta terutama dari luar daerah semakin banyak berkunjung ke Pulau Oksigen Giliyang, apalagi pulau itu tidak hanya sebagai wisata kesehatan semata, melainkan juga memiliki wisata alam yang indah, di antaranya Pantai Ropet, Batu Cangga, dan Goa Maharani.

“Para peserta maupun wisatawan bisa menikmati keindahan pulau yang memiliki sejuta pesona itu, sambil bersepeda sekaligus melihat pemandangan yang indah dan menyejukkan,” ungkap Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga :  Perkuat Perekonomian Desa Melalui Wisata, Ketua AKD Apresiasi Pemdes Pagarbatu

Bupati Sumenep mengungkapkan, pelaksanaan fun bike di Pulau Oksigen Giliyang merupakan kedua kalinya, karena sebelum wabah Covid-19 diadakan kegiatan yang sama dengan jumlah peserta mencapai 800 orang.

Sedangkan untuk tahun ini, peserta dibatasi 500 orang, karena keterbatasan fasilitas untuk penginapan peserta, sehingga ke depan, perlu dilakukan penambahan sarana dan prasarananya.

“Dermaga baru sangat mendukung perkembangan wisata di Pulau Giliyang, hanya membutuhkan penambahan fasilitas lain sebagai penunjang wisata di pulau itu,” pungkas Fauzi. (Bam)

Tinggalkan Balasan