Nyai dan Ning HISNU se-Jatim Sepakat Dukung Ganjar Presiden 2024

- Redaksi

Kamis, 12 Januari 2023 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Heri Wicaksono)

(Foto: Heri Wicaksono)

SURABAYA, seputarjatim.com- Relawan Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) pendukung Ganjar Pranowo melakukan ekspansi untuk menyatukan visi dan pandangan membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

Kali ini, Hisnu menggaet para nyai dan ning yang berasal dari 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur dalam kegiatan bertajuk “Silaturrahmi dan Doa Bersama”.

Kegiatan keagamaan tersebut dihelat di Premiere Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, DR. Soetomo, Kec. Tegalsari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/1/23).

Nyai adalah sebutan untuk istri kiai, pemangku pondok pesantren yang memiliki keilmuan dan mengajar di sana, sementara ning merupakan anak perempuan dari seorang kiai.

Dalam agenda itu, ada sebanyak 280 orang nyai dan ning yang hadir dan menyatakan sepakat bergabung ke wadah sukarelawan “Nyai dan Ning Hisnu Jatim”.

Pada kegiatan itu juga, masing-masing koordinator daerah Nyai dan Ning Hisnu Jatim turut dilantik.

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Bendungan Semantok di Nganjuk

“Nyai dan ning ini punya kekuatan besar majelis pengajian, majelis di komunitasnya, dan jejaring pertemanan yang luar biasa. Sehingga itulah yang menjadi kekuatan besar, energi baru Hisnu dalam menggalang kekuatan,” ujar Koordinator Nasional Hisnu Gus Yusuf Hidayat.

Gus Yusuf berharap, lahirnya Nyai dan Ning Hisnu Jawa Timur ini dapat terus menjaring aspirasi masyarakat dalam menebar kebermanfaatan bagi sesama.

Di sisi lain, nyai dan ning mampu berperan aktif dalam mengonsolidasikan Ganjar Presiden 2024.

“Harapan Hisnu adalah mampu melakukan gerakan-gerakan door to door ke masyarakat lebih luas lagi khususnya kepada para jamiah-jamiah,” ujar Gus Yusuf.

Koordinator Wilayah Nyai dan Ning Hisnu Jawa Timur, Nyai Nururrohmah Bardam menjelaskan nyai dan ning dapat menjadi garda terdepan untuk lebih menyosialisasikan pemimpin terbaik bagi Indonesia.

Baca Juga :  Kemenkes: Pencemaran Air diduga Penyebab KLB Hepatitis di Pacitan

“Kami yang sebagai notabene pengasuh pondok pesantren bu nyai, dan ning se-Jawa Timur ini, mempunyai harapan supaya santri kami, alumni kami, jamaah kami semuanya tidak memilih orang (pemimpin) secara sembarangan,” kata Nyai Nur.

Menurut Nyai Nur, figur pemimpin yang diidam-idamkan para nyai dan ning antara lain dekat dengan santri, ulama, religius, kharismatik, tegas anti korupsi, nasionalis, dan merakyat.

Nyai Nur menegaskan, Ganjar Pranowo-lah salah satu dari sederet tokoh pemimpin nasional yang sesuai dengan kriteria dan mampu memimpin Indonesia.

Ganjar sebagai cucu mantu dari (Alm) KH. Hisyam Abdul Karim, tokoh ulama di Jawa Tengah itu selalu merespons aspirasi masyarakat.

“Beliau punya wawasan yang tidak gampang marah, tidak gampang menyalahkan orang sehingga membuat Indonesia ini nantinya menjadi negara yang lebih damai,” ujar Nyai Nur. (her/red) 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Berita Terbaru