Oknum Dosen yang Diduga Sering Selingkuh Dipanggil Komdis STKIP PGRI Sumenep

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PINGGIR JALAN: Kampus STKIP PGRI Sumenep (Foto Istimewa)

PINGGIR JALAN: Kampus STKIP PGRI Sumenep (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Tim Komisi Disiplin Kampus STKIP PGRI Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah melakukan pemanggilan terhadap oknum dosen berinisial MKH dan istri sahnya yang berinisial D.

Pemanggilan kepada dosen tersebut, guna melakukan klarifikasi mengenai dugaan kasus asusila.

Kemudian, hasil klarifikasi tersebut akan direkomendasikan kepada pimpinan kampus untuk dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istri sah oknum dosen terduga asusila itu, inisial D membenarkan, terkait pemanggilan dari Komisi Disiplin STKIP PGRI Sumenep.

Menurutnya, pihak kampus menanyakan kronologi terbongkarnya perselingkuhan yang dilakukan oleh MKH.

“Saya sampaikan bahwa suami saya sudah dua kali diketahui selingkuh,” ujarnya. Kamis (27/3/2025).

Baca Juga :  Saling Berbagi Saat Lebaran Jadi Budaya Sejak Dulu, Wamenag RI Larang Aksi Paksa Minta THR

Saat perselingkuhan pertama, MKH digrebek warga saat sedang berduaan dengan seorang perempuan di sebuah rumah kosong.

Lebih jelasnya, kata dia, rumah kosong itu berada di sebelah timur kediaman MKH di Kecamatan Gapura, Sumenep.

“Mental saya sangat tertekan saat itu. Karena, setelah digrebek ternyata langsung dinikahkan. Sedangkan waktu itu anak saya masih berusia satu tahun,” jelasnya.

Menurutnya, perselingkuhan yang dilakukan MKH kembali terbongkar baru-baru ini. Yaitu saat MKH sedang berjalan bersama seorang perempuan asal Kecamatan Dungkek ke Tugu Keris di Kecamatan Pragaan pada Senin (17/3) kemarin.

“Jadi ini adalah yang kedua kalinya yang diketahui saya,” beberny.

Sehubungan dengan itu, media ini berupaya mengkonfirmasi oknum dosen tersebut. Namun, MKH tidak bisa memberikan komenter banyak hingga Komisi Disiplin STKIP PGRI Sumenep selesai dilakukan.

“Saya akan memberikan keterangan nanti, saat klarifikasi dengan pihak kampus selesai,” singkatnya.

Namun, saat dihubungi kembali pasca proses klarifikasi bersama Komisi Disiplin selesai dilakukan, ternyata MKH tidak merespons.

Bahkan, upaya konfirmasi telah dilakukan berulang kali. Hanya saja oknum donsen itu mengabaikan media ini.

Sementara itu, Ketua Komisi Disiplin STKIP PGRI Sumenep Moh. Fauzi, mengaku telah memanggil MKH dan D.

Baca Juga :  Ribuan Warga Kepulauan Sumenep Berhasil Pulang Kampung Melalui Program Mudik Gratis 2025

Menurutnya, semua proses klarifikasi telah tuntas dan dianggap cukup. Hasil klarifikasi itu kemudian direkomendasikan kepada pimpinan kampus.

“Nanti akan dilakukan pembahasan di rapat pimpinan. Tunggu saja Jumat (28/3) besok, pasti sudah ada keputusan dari pimpinan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru