Pasca Gempa Warga Sepudi Tak Terima Bantuan Logistik, Hanya Jadi Objek Pendataan BPBD Sumenep

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HANCUR: Rumah warga Pulau Sepudi Sumenep roboh akibat gempa 6,5 SR (SandiGT - Seputar Jatim) 

HANCUR: Rumah warga Pulau Sepudi Sumenep roboh akibat gempa 6,5 SR (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Tiga hari setelah gempa 6,5 SR, warga Desa Prambanan, Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum terima bantuan logistik dari pemerintah.

Di tengah reruntuhan rumah dan tempat ibadah, warga terpaksa bertahan dengan persediaan pangan seadanya. Ironisnya, setiap kali aparat datang, yang diminta hanyalah data baru, bukan bantuan.

“Belum ada (bantuan) sampai sekarang. Belum,” ujar Kepala Dusun Prambanan, Seng’an, Jumat (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Prambanan, Mariani mengungkapkan, bahwa sejak hari pertama gempa, data korban sebenarnya sudah diserahkan. Namun berulang kali pihak kecamatan meminta perbaikan.

“Nama, alamat, kartu keluarga, foto kerusakan, semua sudah kami kumpulkan. Tapi bantuan tak ada yang turun. Yang ada hanya revisi data,” katanya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi KPU Sumenep pada Pemilu 2024 Memasuki Babak Krusial, Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Kejari

Akibatnya, warga semakin frustrasi. Sementara rumah hancur, dapur rata dengan tanah, dan kebutuhan pokok menipis, mereka justru merasa hanya dijadikan obyek administratif.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidy, mengakui distribusi bantuan belum merata. Menurutnya, laporan awal di lapangan banyak yang tidak sesuai, sehingga perlu verifikasi ulang.

“Memang hampir semua bantuannya belum tersalurkan, sebab masih kami data. Ada laporan rumah rusak berat ternyata hanya ringan, bahkan sebaliknya,” jelasnya.

Senada disampaikan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo meminta masyarakat bersabar. Ia menegaskan distribusi akan dilakukan bertahap setelah pendataan rampung.

“Bantuan akan mulai diberikan pekan depan, baik melalui perangkat desa maupun distribusi langsung. Kami juga dibantu TNI/Polri,” tegasnya.

Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah bantuan darurat dan stimulan, sedangkan rehabilitasi menyeluruh menyusul kemudian.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Gelar Sosialisasi Standarisasi Sekolah Ramah Anak

“Kami menekankan, tahap awal difokuskan pada bantuan darurat dan stimulan, sementara perbaikan permanen akan menyusul kemudian,” tukasnya.

Berikut Data BPBD Sumenep, kerusakan serius akibat gempa di Desa Prambanan:

  • 130 rumah rusak ringan
  • 133 rusak sedang
  • 101 rusak berat
  • 10 rusak sangat berat
  • 22 fasilitas ibadah dan pendidikan rusak
  • 2 fasilitas umum terdampak

Total 406 unit bangunan terdampak. Namun angka ini masih bisa berubah karena proses validasi. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia
Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan
Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik
Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata
Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026
HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh
Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura
Darurat Sampah di Talango, Pelabuhan Berubah Jadi Penampungan Limbah Domestik

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:02 WIB

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Empat Pilar, Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:21 WIB

Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:00 WIB

Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:23 WIB

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:20 WIB

Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026

Berita Terbaru

MAKANAN: MBG yang diberikan SPPG Saronggi diduga busuk (Foto Istimewa)

Peristiwa

SPPG Saronggi Tuai Protes, Ayam MBG Diduga Busuk

Kamis, 12 Feb 2026 - 13:52 WIB