Peduli Kesehatan Masyarakat, Kyai Muda Jawa Timur Gelar Terapi Akupuntur Gratis

- Redaksi

Senin, 17 April 2023 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

BOJONEGORO, seputarjatim.com- Puluhan warga di Bojonegoro antusias ikuti kegiatan Terapi Pengobatan Massal Akupuntur China yang bertempat di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (16/4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu meringankan beban dan memberikan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan kuat

Adapun aksi sosial itu diadakan dengan kerja sama antara Kyai Muda Jawa Timur dan NHC Tuban.

Pelayanan pengobatan akupuntur, kali ini dilakukan untuk melayani masyarakat dalam akupuntur tusuk jarum, pelayanan test untuk berbagai macam pemeriksaan kesehatan seperti imunitas, gula darah, kolestrol dan asam urat serta pelayanan bagi penderita sakit rematik.

Baca Juga :  Peduli Seni, Sukarelawan Ganjar Gelar Pertunjukan Pantomim di Trenggalek
Foto Istimewa

Koordinator Wilayah (Korwil) Kyai Muda Jawa Timur Ali Baidlowi mengatakan setiap penyakit insyaallah ada obatnya.

Banyak pilihan metode pengobatan, sebagai ikhtiar pengobatan bagi pasien. Namun semangat untuk sembuh, dengan tetap menjaga pola makan, istirahat yang cukup dan olah raga.

Pengobatan dengan model akupuntur, lanjut Ali, menjadi alternatif pengobatan bagi pasien. “Tentu perlu berkelanjutan secara rutin, perlu sabar yang disertai doa, dan pasien tidak perlu takut dengan jarumnya, karena jarumnya kecil. InsyaAllah setelah selesai pengobatan akan terasa perbedaan dengan sebelumnya”, ungkap Ali.

Baca Juga :  Ganjar Creasi Gelar Pentas Sastra Puisi dan Teater untuk Apresiasi Seni Budaya Bangsa

Praktisi Akupuntur Ahmad Juremi menyebutkan bahwa banyak sekali manfaat yang dihasilkan dari terapi akupuntur dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang sudah terbukti selama ratusan tahun.

“Untuk menyembuhkan penyakit degeneratif, seperti kanker, vertigo dan kencing manis itu bisa disembuhkan dengan akupuntur dan tidak ada dampak untuk organ lain dan manfaatnya sangat banyak,” ujar Juremi.

Dia pun berharap agar praktik akupuntur tersebut bisa disosialisasikan secara masif sebagai pengobatan alternatif yang harus terus dilestarikan.

“Semoga pengobatan tradisional bisa digairahkan di masyarakat karena sudah menjadi warisan yang harus dilestarikan,” pungkas Juremi. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

BERDIRI: DPRD Sumenep saat membuka rapat paripurna membahas Raperda 2026 (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:56 WIB