Pemkab Sidak Tambang Fosfat di Kecamatan Lenteng, Pekerja dan Alat Berat “Lenyap”

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Tim sidak saat datangi lokasi tambang fosfat

Foto:Tim sidak saat datangi lokasi tambang fosfat

SUMENEP, seputarjatim.com–Aneh bin ajaib, itulah kalimat yang pas untuk para pekerja tambang fosfat yang disinyalir dikerjakan secara ilegal ini tiba-tiba menghilang pasca tim dari Kabupaten Sumenep bersama pihak pemdes Ellak daya dan kecamatan lenteng mendatangi lokasi tambang.

Tidak diketahui pasti kenapa pihak pekerja ini tiba-tiba tidak ada ditempat, padahal biasanya para pekerja ini sibuk dengan pekerjaannya yakni mengemas hasil tambang fosfat kedalam karung.

Selanjutnya, karung yang sudah terisi fosfat tersebut dijejer dengan rapi dan siap diangkut menggunakan mobil atau truck yang disediakan oleh pihak penambang.

Baca Juga :  Bakal Dikunjungi Jokowi, Jalan Becek & Berlubang di Pasar Anom Baru Diperbaiki

Salah satu narasumber yang meminta namanya dirahasiakan menduga bahwa informasi terkait sidak tersebut diduga bocor duluan.

“Saya duga bocor atau memang libur karena kebetulan barengan dengan hari pendek alias hari juma’at,”ucapnya. Jumat (28-10-2022) . 

Dirinya berharap, tim gabungan tersebut tidak hanya hari ini datang ke lokasi tambang tersebut, malainkan secara kontinue agar para penambang tidak se enaknya meng exploitasi fosfat di daerah Ellak Daya maupun Daramista.

Baca Juga :  Safari Ramadhan, Bupati Sumenep Tarawih Bersama Masyarakat Daramista

“Kegiatan exploitasi fosfat tersebut harus dihentikan, karena Tidak menutup kemungkinan, 5-10 tahun kedepan dampaknya terhadap kerusakan lingkungan akan kita rasakan bersama dan ini kalau dibiarkan terus akan menjadi ancaman nyata kerusakan lingkungan hidup dan keselamatan hidup rakyat beserta ekosistem di dalamnya,” Pungkasnya.

Sampai berita ini tayang kembali, seputarjatim.com bersama tim akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru