Pemkab Sumenep Beraksi, Tambang Fosfat Ilegal Dalam Bidikan Tim PETI

- Redaksi

Kamis, 3 November 2022 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Kabag Perekonomian Saat dikonfirmasi awak media

Foto:Kabag Perekonomian Saat dikonfirmasi awak media

SUMENEP, seputarjatim.com–Terkait persoalan aktivitas tambang fosfat ilegal tidak berizin yang disebut milik pengusaha asal Jombang yang kebal hukum lantaran sudah berani melakukan eksploitasi di dua desa Kecamatan Lenteng, Desa Ellak Daya dan Daramista, bakal disikapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Ernawan Utomo, dirinya mengungkapkan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melibatkan Satpol-PP dan Polres Sumenep dalam menyikapi persoalan tambang fosfat di dua desa di kecamatan lenteng tersebut.

“Kita nanti rapatkan dengan tim PETI (Penambang Tanpa Izin) yang didalamnya melibatkan ada Satpol PP dan Polres juga,” tegas Ernawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya juga mengakui bahwa,  tambang fosfat ilegal yang ada di dua desa tersebut sudah masuk exploitasi padahal izin explorasi saja belum turun.

Baca Juga :  Ratusan Juta untuk 16 Ekor Kambing, BUMDes Meddelan Dinilai Langgar Akal Sehat

“Berani benar penambang tersebut melakukan eksploitasi, apalagi dikabarkan tidak pamit sama kepala desa setempat,” Geramnya.

Diberitakan sebelumnya, lantaran diduga bocor sebelum sidak, tim Pemkab Sumenep tidak mendapati aktivitas para pekerja yang biasanya mengemas hasil eksploitasi pertambangan fosfatnya kedalam tumpukan karung. Bahkan alat berat yang ditengarai sebagai pengeruk dalam eksploitasi tambang fosfat yang terpantau berada di lokasi juga tiba-tiba menghilang.

Usut punya usut, ternyata, menurut sumber yang identitasnya minta dirahasiakan, alat berat tersebut ditengarai sengaja dipindah disembunyikan dari tempat penambangan yang tidak jauh dari lokasi.

Alhasil, dibalik suksesnya pertambangan fosfat ilegal tidak berizin yang di sebut milik pengusaha asal Jombang ini diduga ada perangkat desa terlibat bermain. Kepala desa (Kades) tempat oknum perangkat desa bekerja menyarankan agar mengonfirmasi langsung kepada sang oknum.

Baca Juga :  Waspada Puting Beliung

Sang kades mengaku oknum perangkat desanya mengetahui lebih jelas persoalan aktivitas tambang fosfat ilegal yang disebut milik pengusaha asal Jombang yang seakan kebal hukum dan berani mempermainkan Pemkab Sumenep saat melakukan sidak ke lokasi melalui Bagian Perekonomian dan SDA, Jumat (28/10/2022).

“Biar jelas sampean datangi yang bersangkutan. Sebab saya justru makin bingung. Saya masih baru menjalani tugas sebagai kades disini,” jelas sang kades.

Sementara yang bersangkutan (oknum perangkat desa-red) saat dikonfirmasi awak media Senin (31/10) hingga kini enggan memberikan klarifikasi sehingga berita ini tayang kembali apa adanya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Pragaan Daya, Dugaan Kasus Korupsi Rp585 Juta Siap Masuk Meja Hijau
Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum
Kabur Usai Rudapaksa Cucu Saat Rumah Sepi, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi di Cirebon
Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21 WIB

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:53 WIB

Kasus Pemukulan Warga Lenteng Sumenep Naik Sidik, Polisi Kantongi Bukti dan Hasil Visum

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:01 WIB

Kabur Usai Rudapaksa Cucu Saat Rumah Sepi, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi di Cirebon

Jumat, 24 April 2026 - 21:10 WIB

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta

Berita Terbaru