PKBM Putra Bangsa Sumenep Jadi Sorotan, Warga Mulai Curiga: Jangan-jangan Data Siswanya Dibuat-buat untuk Bisa Dapat Bantuan?

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTASI: PKBM Putra Bangsa Sumenep, diduga jadi lembaga fiktif (Foto Istimewa)

ILUSTASI: PKBM Putra Bangsa Sumenep, diduga jadi lembaga fiktif (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Putra Bangsa Sumenep, yang berlokasi di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga fiktif.

Pasalnya, lembaga tersebut diduga melakukan manipulasi data terkait sarana prasarana dan jumlah peserta didik. Hal ini, terungkap berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), yang nyatanya tidak sesuai fakta di lapangan.

Lembaga PKBM ini diklaim memiliki 10 ruangan dan 1 ruang guru. Namun, kenyataannya lembaga ini diduga menumpang di yayasan Ar-Ruhama’.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masak ruang kelas 10, ruang guru 1 dan toilet 2. Ini kan enggak masuk akal,  ini kurang ajar,” kata salah satu warga setempat berinisial ZI, Kamis (8/5/2025).

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Minta Jemaah Haji Jaga Kesehatan dan Patuhi Arahan Petugas

Ia pun tidak percaya jika jumlah siswa yang tercatat dalam Dapodik mencapai 174 orang. Bahkan, angka tersebut diduga tidak bakal sesuai dengan jumlah peserta didik yang benar-benar aktif belajar.

“Iya mas dalam aturannya sudah jelas, untuk ruang kelas numpang di Yayasan Ar-ruhama’, sedangkan di Dapodik tercatat 11 ruangan dan 174 siswa, pada nyatanya tidak seperti itu. Ini jelas manipulasi yang mencederai dunia pendidikan,” jelasnya.

Menurutnya, PKBM tersebut banyak kejanggalan yang keberadaannya tidak jelas. Sebab, alamat yang digunakan oleh PKBM Putra Bangsa Sumenep itu sama dengan alamat yayasan Ar-Ruhama’ yang menaungi beberapa sekolah formal dan non formal di Desa Karduluk Kecamatan Pragaan.

“Kegiatan belajarnya itu hanya musiman, hanya waktu tertentu saja mas. Seperti ujian misalnya. Kemudian muridnya tidak diketahui, dan alamatnya itu ternyata alamat yang dimiliki yayasan Ar-Ruhama’,” jelasnya.

Ketika ada monitoring dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, pihaknya menyebutkan, bahwa Lembaga tersebut mengundang orang untuk menjadi siswa lalu dibayar.

“Iya mas, kalau ada kunjungan dari dinas lembaga tersebut, ngundang orang untuk jadi siswa dan dibayar,” tuturnya.

Ia pun muncul kecurigaan, bahwa keberadaa  lembaga tersebut hanya dijadikan lahan korupsi.

Data siswa yang sampai angka 174 tidak masuk akal, sehingga hal ini harus menjadi atensi penegak hukum untuk segera ditindak dan dinas harus bertanggungjawab terhadap kasus tersebut.

Baca Juga :  Agar Visi Misi Tercapai, Wabup Sumenep Minta Pimpinan OPD Terlibat Aktif Susun Dokumen RPJMD 2025-2029

“Kalau kita menggunakan logika hukum hari ini. Masak sih, sampai sebanyak itu tidak sekolah formal. Jangan-jangan 174 siswa angka yang dibuat-buat untuk syarat mendapatkan bantuan operasional sekolah lebih banyak, demikian bagi pihak yang tidak bertanggungjawab,” tandasnya.

Sementara itu, media ini berupaya mengkonfirmasi Kepala PKBM Putra Bangsa Sumenep, Abd Azis, melalui WhatsApp, namun tidak memberikan respon hingga berita ini terbitkan. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB