Si Proja, Cegah Sejak Dini HIVAIDS Melalui Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2019 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Puskesmas Pamolokan dalam kunjungannya ke SMP 5 Sumenep, Jawa Timur. (Farin/ SJ foto)

Petugas Puskesmas Pamolokan dalam kunjungannya ke SMP 5 Sumenep, Jawa Timur. (Farin/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Puskesmas Pamolokan, Kota Sumenep, berperan aktif dalam mendampingi kesehatan remaja, melalui program bernama “Si Proja Go To School”. Program ini dilakukan ke semua sekolah tingkat SMP dan SMA di wilayah Kota Sumenep.

“Si Proja” merupakan singkatan dari Eliminasi Problematika Remaja. Program ini dicanangkan untuk mengatasi permasalahan yang kerap kali dialami kalangan remaja, khususnya mereka yang duduk di bangku SMP dan SMA.

“Si Proja dibentuk lantaran ada kasus HIVAIDS di usia 35. Dari kasus tersebut kemungkinan virus masuk sekitar 5-10 tahun sebelumnya. Sehingga bisa disimpukan, penderitanya telah terjangkit virus HIV-AIDS sejak usia remaja. Disamping itu, hasil survey di masyarakat juga kita simpulkan selama ini remaja kurang mendapatkan penyuluhan kesehatan. Sehingga melalui pembentukan kader dan pembinaan kader kesehatan remaja, pengetahuan mereka akan kesehatan akan meningkat” tutur Luluk, penanggung jawab program Si Proja Puskesmas Pamolokan, Sabtu, 28/09/2019.

Si Proja, Cegah Sejak Dini HIVAIDS Melalui Sekolah
‘Si Proja’ dicanangkan untuk mendeteksi masalah kesehatan yang terjadi di kalangan remaja khususnya pelajar SMP dan SMA. (Farin/ SJ foto)

Masih menurut Luluk, program ini telah berjalan dari tahun 2017. Hingga saat ini program Si Proja terus dikembangkan dan dievaluasi oleh Puskesmas Pamolokan.

“Bulan ini kita berencana adakan lagi sosialisasi “Si Proja Go To School” ke sekolah-sekolah. Kita akan fokus pada kesehatan reproduksi, penyakit menular, dan juga indikator-indikator kesehatan lainnya. Hal ini dilakukan supaya semua remaja, baik kader maupun diluar kader dapat mendapatkan informasi kesehatannya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Aktivis Nilai Kehadiran Mie Gacoan di Sumenep Bakal Jadi Ancaman Besar Bagi Pelaku UMKM
Si Proja, Cegah Sejak Dini HIVAIDS Melalui Sekolah
Puskesmas Pamolokan juga berikan bantuan buku bagi pelajar. (Farin/ SJ foto)

dr. Rifmi Utami, Kepala Puskesmas Pamolokan berharap program ini dapat mengurangi perilaku menyimpang dikalangan remaja, terlebih yang berkaitan dengan kesehatan.

“Kami punya kader kesehatan remaja (KKR). Kader KKR ini dipilih oleh pihak sekolah yang kemudian kita latih dan kita bekali materi kesehatan. Jadi melalui kader, problematika yang yang dihadapi teman sebayanya ditampung dan apabila mereka tidak bisa menemukan solusi dari permasalahannya, maka disitulah peran kami untuk ikut membantu dalam mencari solusi,” katanya. (Far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien
Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21 WIB

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:10 WIB

ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:43 WIB

Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:57 WIB

Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien

Berita Terbaru