Suksesnya Eksploitasi Tambang Fosfat Ilegal di Lenteng Dicurigai Ada Broker

- Redaksi

Senin, 31 Oktober 2022 - 16:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Masyarakat di kabupaten Sumenep, Jawa Timur, curigai ada broker mafia tambang ilegal dibalik suksesnya aktivitas pertambangan tidak berizin di dua desa, Desa Ellak Daya dan Daramista, Kecamatan Lenteng, yang sudah beraktivitas melakukan eksploitasi, Senin (31/10/2022).

Siapakah Broker mafia tambang Fosfat yang sudah lancang melakukan eksploitasi tambang fosfat ilegal di desa Ellak Daya dan Daramista?

Itulah pertanyaan yang terbesit dalam benak warga yang melihat aktivitas tambang ilegal di dua desa Kecamatan Lenteng.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan-jangan ada broker mafia tambang fosfat yang sengaja membeckup tambang ilegal ini,” jelas warga setempat penuh curiga.

Secara akal dikatakan, tidak mungkin orang luar madura tiba-tiba datang ke lenteng dan melakukan penambangan secara ilegal tanpa ada broker yang siap siang dan malam untuk membeckup aktivitas tersebut.

“Faktanya dari pihak penambang tidak ada yang pamit, baik kepada kepala desa Ellak Daya maupun Daramista, apa itu gak lancang namanya,” geramnya.

Baca Juga :  Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Kanit Regident (KRI) Polres Sumenep Iptu Aris Wibawa, SH.

Sebelumnya, Pengusaha tambang fosfat ilegal yang sudah melakukan eksploitasi di dua desa, yaitu Desa Ellak Daya dan Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, disebut milik pengusaha asal Kabupaten Jombang.

“Pengusaha asal Jombang,namun di awal tidak ada pemberitahuan ke kami” terang sang kades Ellak Daya.

Bahkan, tidak hanya ditingkat desa, maupun kecamatan, aktivitas pertambangan ilegal ini juga berani mempermainkan pemerintah kabupaten Sumenep. Pasalnya, ketika dilakukan sidak ke lokasi oleh tim sidak Pemkab melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Jumat (28/10), tidak mendapati aktivitas para pekerja yang biasanya mengemas hasil eksploitasi pertambangan fosfatnya ke dalam tumpukan karung.

Alat berat yang ditengarai sebagai pengeruk dalam eksploitasi tambang fosfat yang terpantau berada di lokasi juga tiba-tiba menghilang saat tim sidak Pemkab Sumenep turun ke lokasi.

Baca Juga :  Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Sumenep

Di lokasi, tim sidak Pemkab Sumenep hanya mendapati setumpuk barang bukti berupa tumpukan karung berisi fosfat hasil dari eksploitasi pertambangan ilegal yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi ini.

“Waktu tim turun ke lokasi tidak ada aktivitas. Namun saya pastikan aktivitas pertambangan fosfat itu ilegal,” terang Ernawan saat dikonfirmasi di sela kegiatan di kantor Pemkab Sumenep, Jumat (28/10/22).

Usut punya usut, ternyata, menurut sumber yang identitasnya minta dirahasiakan, alat berat tersebut ditengarai sengaja disembunyikan dari tempat penambangan yang tidak jauh dari lokasi.

Sampai berita ini tayang kembali, seputarjatim.com bersama sejumlah media yang sedari awal mengungkap aktivitas pertambangan fosfat tidak berizin milik penguasa asal Jombang ini dalam penelurusan lebih lanjut ‘oknum’ dibalik keterlibatan suksesnya tambang ilegal di kabupaten Sumenep ini. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Rabu, 2 September 2026 - 23:52 WIB

Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar

Selasa, 1 September 2026 - 12:12 WIB

3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB