Tersinggung Saat Sambutan Upacara, Sepeda Motor Guru di Sumenep Dibakar

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENYALA: Sepeda motor milik seorang Guru SMA Putra Bangsa Pulau Kangean Sumenep dibakar

MENYALA: Sepeda motor milik seorang Guru SMA Putra Bangsa Pulau Kangean Sumenep dibakar

SUMENEP, Seputar Jatim – Sepeda motor milik guru SMA Putra Bangsa, Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa (Pulau Kengean), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibakar.

Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti mengatakan, kejadian tersebut berawal dari seorang guru bernama Ahmad Nurdin, saat pulang dari sekolah sekira pukul setengah 2 siang.

“Kemudian pelaku yaitu Ahmad Qurtubi menghadang korban dengan menggunakan parang dan pedang untuk menakut-nakuti, sehingga pedang tersebut sempat diiris-iriskan pada kepala korban” ujarnya. Selasa (14/1/2025).

Baca Juga :  Ribuan Siswa di Sumenep Nikmati Makan Siang Gratis dari Program Unggulan Prabowo

Dari kejadian tersebut, lanjut dia, akhirnya masyarakat datang membantu korban untuk lepas dari ancaman pelaku.

“Namun kemudian, pelaku merusak motor milik guru itu dengan cara membakar,” tegasnya.

Motif dari kasus tersebut karena pelaku merasa tersinggung dan sakit hati saat guru memberikan sambutan saat menjadi pembina upacara.

“Karena Guru saat sambutan menjadi pembina upacara menyinggung soal patuh terhadap orang tua dan guru. Karena pelaku ada bahasa pernah mau membunuh orang tuanya,” jelasnya.

“Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin, Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang pengrusakan barang, serta Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP mengenai perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB