Tiga Siswa Di Bojonegoro Diduga Di pukul Gurunya

- Redaksi

Jumat, 16 Desember 2022 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Ilustrasi

Foto:Ilustrasi

Bojonegoro, seputarjatim.com–Kekerasan dunia pendidikan kembali terjadi,kali ini menimpa tiga orang siswa SMP Negeri 2 Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro yang diduga dilakukan oleh gurunya.

Ketiga siswa yang diduga menjadi korban kekerasan gurunya tersebut yakni, STK (13), KT (14), STW (14) kesemua masih duduk di bangku kelas VIII.

Kepada media ini, ketiga korban tersebut menceritakan awal mula kejadian yang berawal ketika di Sekolah tersebut ada pemeriksaan bagi para siswa dan siswi yang membawa Hand Phone di Sekolah oleh Oknum Guru Matematika berinisial (SN).

Baca Juga :  Peduli Nasib Petani Terdampak Banjir, DKPP Sumenep Siapkan AUTP

Salah satu murid (STW, Red) mengaku kalau memang dirinya membawa Handphone, dan dirinya juga mengaku kalau dirinya itu salah, tetapi oleh oknum Guru tersebut, dirinya malah diperlakukan kasar dengan ditarik telinga nya keras keras sampai menangis.

“Tidak hanya saya, KT juga di kaplok (ditempeleng) dekat matanya sampai kepalanya pusing, STW dipukul Bagian belakang Tubuhnya dipukuli dengan keras, kejadian itu diluar kelas dan di saksikan banyak siswa siswi yang lain,_ jelasnya.

Baca Juga :  Kisah Keluarga Penghuni Hutan Bojonegoro

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan oknum guru tersebut ke pihak berwajib.

Ketiga korban dengan didampingi oleh orang tua masing-masing masih proses laporan ke Polsek Kalitidu dan sedang dilakukan visum et repertum di PKU Kalitidu.

Sampai berita ini tayang, media seputarjatim.com masih kesulitan untuk mencari akses oknum guru yang diduga melakukan kekerasan tersebut  (red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Berita Terbaru