Upaya Nyata Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Sumenep Gelar Festival Srikaya

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEMANTAU : Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo saat memborong buah srikaya (SandiGT - Seputar Jatim)

MEMANTAU : Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo saat memborong buah srikaya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Festival Srikaya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat sektor agribisnis lokal.

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya menyampaikan  bahwa festival ini merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal.

“Kami ingin memberikan dukungan kepada petani agar mereka tidak hanya menjual buah mentah, tetapi juga bisa mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya. Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  Disdik Sumenep Salurkan Seragam Gratis kepada Siswa SD/MI

Ia pun mengajak seluruh jajarannya untuk memborong habis dagangan para petani dan pedagang srikaya.

“Jangan biarkan satu pun pedagang pulang dengan tangan kosong,” bebernya.

Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang jual beli. Ini adalah panggung besar bagi srikaya untuk naik kelas, dari sekadar buah lokal menjadi ikon baru Kabupaten Sumenep.

Lanjut ia menegaskan, buah srikaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik sebagai komoditas unggulan maupun produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi.

“Srikaya ini istimewa. Rasanya manis, manfaatnya luar biasa. Kenapa kita tidak angkat ke level nasional, bahkan internasional? Ini saatnya Sumenep mendunia dengan produk unggulannya sendiri,” tegasnya.

Lebih dari sekadar festival, inisiatif ini menjadi cerminan kepedulian sosial yang nyata dari Pemkab Sumenep.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Galian C Ugal-ugalan, Komisi III DPRD Sumenep Desak Kepolisian Segera Lakukan Tindakan

Dengan adanya pembelian massal dari pemerintah dan masyarakat, para pedagang yang biasanya harus berjuang keras menjajakan dagangan mereka kini bisa pulang dengan senyum lebar dan dompet penuh berkah.

Dengan begitu, ia berharap Festival Srikaya bisa menjadi agenda tahunan yang tak hanya mendukung ekonomi rakyat kecil, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir. Ke depan, kita ingin Sumenep terus maju dengan produk-produk lokal yang punya daya saing tinggi. Dan srikaya, hari ini, telah menjadi simbol kebangkitan itu!,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru