2 Desa di Sumenep Gagal Terima Program CSR HCML 2024, Diduga Camat Lakukan Tindakan Sewenang-wenang 

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOC: Berita Acara Perubahan Pengalihan Dana Program CSR HCML 2024

DOC: Berita Acara Perubahan Pengalihan Dana Program CSR HCML 2024

SUMENEP, Seputar Jatim –  Dua Desa di Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep (Pulau Sapudi), Madura, Jawa Timur, gagal menerima dana Corporate Social Responsibility (CSR) Husky Cnooc Madura Limited (HCML) untuk Program Pengembangan Masyrakat (PPM) tahun 2024, atas tindakan sewenang-wenang yang diduga dilakukan oleh camat setempat.

Berdasarkan surat Berita Acara Perubahan NO:06/PPAB/MI/X/2024, dijelaskan bahwa Desa Talaga dan Nonggunong, untuk dana PPM 2024 dialihkan ke Kantor Kecamatan Nonggunong, dengan alasan tidak membuat proposal dan menolak dana CSR HCML tersebut.

Atas keputusan tersebut Pj Kepala Desa (Kades) Nonggunong, Heri Norman Syah, merasa dirugikan karena pihaknya belum menyatakan menolak terhadap program teraebut.

Menurutnya, bahwa sebelumnya sudah mengusulkan (proposal) terkait kebutuhan program tersebut, bahkan sudah melakukan musyawarah bersama aparat desa hingga BPD.

“Saya sudah menulis permintaan desa, saya bahkan mengundung Ketua BPD, hal-hal apa yang perlu diusulkan dan diminta oleh desa,  seperti pengecatan masjid, madrasah dan penerangan kuburan,” ucapnya, melalui sambungan telepon WhatsApp, Minggu (5/1/2024).

Baca Juga :  Dukung Program MBG, Kodim Sumenep Siapkan Kebun untuk Tanaman Holtikultura Seluas 0,25 Hektar

Kemudian, ia pun menunggu dengan hasil yang telah diajukan kepada CRS HCML. Beberapa hari kemudian, datang Camat Nonggunong, meminta tanda tangan karena menolak program tersebut.

“Yang lain sudah cair semua, tapi Desa Talaga dan Noggunung yang belum menerima. Pak camat ini tidak ada konfirmasi kepada saya, biasanya kan ditanya dulu, apa benar menolak,” jelasanya.

“Uangnya, tiba-tiba dialihkan ke kecamatan. Kok, seenakanya pak camat sekarang, tanpa konfirmasi ke desa. Kok kayak sewenang-wanang,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Nonggunung Robi Firmansyah Wijaya mengatakan, bahwa hampir semua desa di Kecamatan Nonggunong mendapatkan CSR HCML sebesar Rp20 juta. Kemudian ada dua desa yang menolak, yaitu Desa Talaga dan Nonggunong.

“Yang Nonggunong itu karena anggarannya Rp20 juta, awalnya menolak, kemudian yang Desa Talaga, usulan awal perternakan kambing, tapi kadesnya tidak mau, ia minta sapi, akhirnya ditolak oleh pihak HCML ditunggu proposalnya tapi tidak masuk,” bebernya.

Baca Juga :  Dana BSPS di Sumenep Diduga Disunat Oknum Korkab dan Pendamping hingga Capai Rp4,7 Juta Per Unit

Atas hal itu, pihaknya melakukan rapat sinkronisasi bersama pihak terkait dengan menawarkan dua desa yang menolak, sehingga akhirnya dana tersebut diperuntukkan untuk penyediaan air bersih yang diusulkan oleh Posramil dan Polsek setempat.

“Sehingga itu, disepakati oleh pihak HCML maupun dari pihak K3S,” timpalnya

“Berkaitan dengan penolakan yang tidak ada pemberitahuan ke desa, jangan konfirmasi ke saya, langsung ke pihal HCML, karena anggaran itu dari CSR HCML, jangan ke saya,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIB

Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:15 WIB

Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Berita Terbaru