Polres Sumenep: Manifes Penumpang KLM Arin Jaya Simpang Siur

- Redaksi

Rabu, 19 Juni 2019 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, KH Abuya Busyro Karim, saat memantau proses identifikasi korban KLM Arin Jaya di RSUD Mohammad Anwar, Sumenep (18/06/2019)

Bupati Sumenep, KH Abuya Busyro Karim, saat memantau proses identifikasi korban KLM Arin Jaya di RSUD Mohammad Anwar, Sumenep (18/06/2019)

Sumenep, seputarjatim.com- Proses pencarian korban tenggelam KLM Arin Jaya terus dilanjutkan. Di hari ketiga ini, petugas gabungan Basarnas, BPBD dan petugas TNI-Polri menyisir wilayah perairan kecamatan dungkek, hingga ke wilayah perairan Giliyang.

AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep sampaikan, data manifes penumpang dari yang sebelumnya 60 penumpang belakangan diketahui bertambah menjadi 61 orang. Dengan begitu, maka hingga Rabu (19/06/2919), masih ada tiga korban lain yang belum ditemukan.

Baca Juga :  Jalin Sinergitas Jelang Pemilu, Polsek Lenteng Sambangi Kantor PPK

 “Pertama kita tahunya manifes KLM Arin Jaya 60 penumpang. Tapi ternyata ada keterangan tambahan dari pihak keluarga dan kita ralat kalau jumlah penumpang kapal nahas itu bertambah 1 orang lagi sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 61 orang”, kata Widi kepada wartawan.

Baca Juga :  KPU Sumenep Lantik 137 PPK Terpilih Untuk Pemilu 2024

Dengan begitu, menurut Widi saat ini masih ada 3 korban lain yang masih belum ditemukan.

Saat ini dua jenazah anak anak yang ditemukan pada Rabu pagi (19/06/2019) telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Mohammad Anwar, Sumenep.

Kedua korban yang ditemukan terakhir ini telah teridentifikasi, masing masing atas nama Rehan, 5, laki-laki, dan Putri, 15, perempuan. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital
PP IWO Minta Media Online Tetap Berpegang Teguh pada Prinsip Kode Etik Jurnalistik di Tengah Arus Disrupsi Digital

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:08 WIB

Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:43 WIB

SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan

Berita Terbaru