Gagal Awasi MBG, Kepala SPPG Matlabul Ulum Jambu Lenteng Biarkan Makanan Busuk Dibagikan ke Anak Sekolah

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Kepala SPPG Matlabul Ulum Jambu Lenteng tuai protes usai memberikan makanan busuk (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Kepala SPPG Matlabul Ulum Jambu Lenteng tuai protes usai memberikan makanan busuk (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Matlabul Ulum Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai kecaman keras dari masyarakat.

Wali murid memprotes keras setelah menemukan roti berjamur serta apel nyaris busuk tetap dibagikan kepada siswa.

Insiden tersebut memantik kemarahan publik yang menilai kejadian ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan cerminan lemahnya pengawasan dan kegagalan tanggung jawab pengelola.

Sorotan tajam diarahkan kepada Kepala SPPG dan petugas food handler yang dianggap lalai memastikan kelayakan makanan sebelum distribusi.

“Kalau Kepala SPPG menjalankan tugas pengawasan dengan benar, mustahil makanan berjamur bisa sampai ke tangan anak-anak. Ini bukan ceroboh, tapi kelalaian serius,” ujar salah satu warga Lenteng berinisial MR, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga :  Disnaker Sumenep Bangun Kepatuhan UMK Lewat Dialog, Dunia Usaha Diajak Jadi Mitra Kesejahteraan Pekerja

Kritik juga mengarah pada food handler yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan pangan. Masyarakat mempertanyakan validitas sertifikasi para petugas setelah makanan rusak tetap lolos dibagikan.

“Katanya food handler bersertifikat, tapi roti berjamur bisa lolos. Sertifikatnya patut dipertanyakan, begitu juga kinerjanya,” tegasnya.

Tak sedikit wali murid menilai Kepala SPPG gagal menjalankan fungsi pengawasan internal. Absennya pengecekan akhir sebelum distribusi dinilai sebagai kesalahan fatal.

“Ini dapur untuk anak sekolah, bukan tempat buang makanan rusak. Kepala SPPG harus bertanggung jawab penuh, jangan cuci tangan,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat mendesak transparansi terkait pihak katering penyedia makanan. Temuan roti berjamur memunculkan dugaan bahwa standar keamanan pangan tidak dipatuhi.

“Kami ingin tahu, kateringnya sudah bersertifikat atau belum. Jangan sampai demi mengejar anggaran, anak-anak dijadikan korban,” kata warga setempat.

Baca Juga :  Skandal MBG di Lenteng, Diduga Roti Berjamur dan Telur Busuk Disajikan ke Anak Sekolah

Masyarakat menegaskan kejadian ini harus menjadi peringatan keras agar Program MBG tidak dijalankan secara asal-asalan.

Evaluasi menyeluruh terhadap Kepala SPPG, food handler, dan pihak katering didesak segera dilakukan, termasuk pemberian sanksi tegas jika terbukti lalai.

“Jangan tunggu ada anak sakit dulu baru sibuk klarifikasi. Kepala SPPG dan food handler harus bertanggung jawab atas kelalaian ini,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap
SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi
Cuci Tangan di Tengah Polemik SPPG Rubaru, Pernyataan Anggota DPRD Sumenep Dinilai Lepas Tanggung Jawab
Menu Berjamur, Jawaban Kabur: Kepala SPPG Jambu Dinilai Gagal Jelaskan Standar Keamanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:13 WIB

MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:05 WIB

SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi

Berita Terbaru