DPRD Sumenep Usulkan Ruang Khusus Lansia di Rumah Sakit

- Redaksi

Rabu, 23 Oktober 2019 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Sumenep. (Didik/ SJ Foto/ dok.)

Gedung DPRD Sumenep. (Didik/ SJ Foto/ dok.)

SUMENEP, seputarjatim.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengusulkan penyediaan zona lansia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh Anwar Sumenep.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Rozah Ardhi Kautzar, mengaku prihatin kondisi tersebut. Dalam kondisi renta, mereka masih harus menjalani serangkaian alur pelayanan yang panjang. Seperti antre pendaftaran, antre cek kesehatan, masuk poliklinik hingga mendapatkan obat.

“Di rumah sakit harus ada zona lansia, utamanya di poli bedah dan semacamnya. Kasihan kalau para lansia mengantre seperti pasien umum,” katanya.

Baca Juga :  Tanpa Marckho, Madura United Hadapi Semen Padang Besok

Baca juga : Diduga Tidak Sesuai Speck, Proyek Rumah Sakit Abuya Kangean Disoal

Pasien lansia, kata dia, harus menjadi prioritas dalam pelayanan kesehatan RSUD Moh. Anwar. “Hal ini memang perlu dievaluasi pihak RSUD Moh. Anwar Sumenep. Saya baru sadar pentingnya zona lansia itu sewaktu saya sendiri ke sana, kebetulan waktu mengantarkan orang tua untuk berobat,” jelasnya.

Terpisah, Direktur Utama RSUD Kabupaten Sumenep, dr. Erliyati mengatakan, pembukaan Poli Geriatri sudah direncanakan sejak awal sesuai amanat akreditasi. Namun, pihaknya terkendala dengan pembangunan Poli Terpadu.

Baca Juga :  Usut Dugaan Pembiaran Praktik Pabrik Rokok Ilegal, Ormas dan LSM Lintas Kabupaten Bakal Geruduk Kantor Bea Cukai Madura

“Pembentukan itu kita menunggu pembangunan gedung Poli Terpadu selesai, soalnya kami sudah tidak punya ruangan. Jadi banyak yang kita tunggu dari Poli Terpadu itu,” kata Erliyati.

Dia sangat mengapresiasi masukan Ketua Komisi IV DPRD Sumenep yang sangat bagus.

“Tidak hanya Poli lansia. Banyak poli yang kita tunggu, seperti Poli Jiwa, Poli Jantung, Poli Kulit dan lain sebagainya. Dengan adanya Poli Terpadu itu nanti banyak poli yang menempatinya,” tandasnya. (zie/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru