Kades Jagoannya Kalah, Pria di Sumenep Acungkan Clurit dan Rusak Kotak Suara

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2019 - 21:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PENDUKUNG KECEWA: Kecewa Kades jagoannya kalah, Murahwan, (55), Warga Desa Aeng Tongtong, Sumenep, masuk ke tempat penghitungan suara sambil mengacungkan clurit, Kamis, 07/11/2019. (foto: humas polres sumenep)

PENDUKUNG KECEWA: Kecewa Kades jagoannya kalah, Murahwan, (55), Warga Desa Aeng Tongtong, Sumenep, masuk ke tempat penghitungan suara sambil mengacungkan clurit, Kamis, 07/11/2019. (foto: humas polres sumenep)

SUMENEP, seputarjatim.com– Kecewa kades dukungannya kalah, Murahwan, (55), warga Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Jawa Timur, masuk ke tempat pencoblosan sambil mengacungkan clurit. Tidak hanya itu, pria ini pun langsung menyabetkan cluritnya ke kotak suara Pilkades. Warga dan panitia Pilkades yang ada di lokasi kejadian semburat berlarian. Di tengah proses penghitungan yang belum selesai, Murahwan mengancam akan berbuat onar bila kades jagoannya kalah. Tak berselang lama, Halim, (60), teman pelaku juga ikut mengancam warga dan panitia di lokasi.

Baca Juga :  15 Hari Berjalan, Satlantas Polres Sumenep Belum Berhasil Ungkap Pelaku Tabrak Lari di Desa Gunggung

“Mon sampek kalah, kampong Endana tak kera aman, sengkok mosona, (red: kalau sampai kalah, Dusun ini tidak akan aman. Saya yang akan menjadi musuh kalian semua,” ancam Murahwan dan Halim di lokasi.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Murahwan langsung diamankan dan digelandang ke Polsek Saronggi. (foto: humas polres sumenep)

Beruntung petugas kepolisian yang berjaga langsung sigap dan mengamankan kedua pria tersebut. Keduanya langsung digelandang ke mobil polisi dan diamankan ke Polsek Saronggi.

Baca Juga :  Tak Profesional Jalan Kerjasama, Apotek Pangesto di Sumenep Ditutup Sementara

“Kita jerat dengan Pasal 335 ayat (1) Ke 1 dan Pasal 406 ayat (1), KUHP tentang tindak pidana pengancaman,” terang AKP Widiarti dalam keterangan pers, Sabtu, 09/11/2019.

Saat ini kedua ditahan di Polsek Saronggi guna pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah memanggil sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian. (des/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan
Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan
Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Belum P21, Tiga Tersangka Masih dalam Penahanan Polresta Sumenep
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean

Kamis, 24 September 2026 - 12:08 WIB

Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan

Rabu, 23 September 2026 - 16:27 WIB

3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Selasa, 22 September 2026 - 09:51 WIB

Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan

Berita Terbaru