Dinkes Sumenep Wajibkan Seluruh Puskesmas Kelola Website

- Redaksi

Kamis, 30 Maret 2023 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Agus Mulyono, Kepala Dinkes P2KB Sumenep

Foto:Agus Mulyono, Kepala Dinkes P2KB Sumenep

SUMENEP, seputarjatim.com -Di Era Digitalisasi saat ini,Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, mewajibkan seluruh puskesmas untuk mengelola website.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono saat dikonfirmasi diruang kerjanya, pihaknya mengaku telah sosialisasikan hal tersebut ke seluruh puskesmas jajaran baik daratan maupun kepulauan.

“30 Puskesmas kita sudah punya website. Standarnya juga sesuai dengan regulasi yang diberikan Diskominfo Sumenep,” kata Agus Mulyono, Kadinkes&KB Sumenep, Kamis (30/3/2023).

Tidak hanya melengkapi platform digital saja, menurut Agus pihaknya juga akan menunjuk operator website secara khusus.

Baca Juga :  Tiga Tahun Beroperasi, Bandara Trunojoyo Sepi

“Kerja-kerja puskesmas harus open dan diketahui. Struktur pegawai puskesmasnya seperti apa, profil, sarana kita ada apa saja, layanan medisnya, insyaallah kita siap,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di ujung timur pulau Madura diketahui sampai saat ini belum mengaktifkan website nya bahkan ada yang belum memiliki sama sekali.

Berdasarkan penelusuran media ini, meskipun ada beberapa puskesmas yang memiliki website namun terpantau sudah off, itu dibuktikan dengan postingannya yang rata-rata terakhir tahun 2019 bahkan ada yang tahun 2015.

Padahal sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Pasal 23, penyelenggara negara berkewajiban menyediakan sistem informasi. Hal ini mencakup keterangan mengenai profil dinas, standar pelayanan, dan informasi lain tentang pelayanan yang ada di dinas tersebut.

Baca Juga :  Tim Gabungan Pemkab Sumenep Dapati 253 Merk Rokok Ilegal

Menanggapi hal tersebut, salah satu warga Sumenep menganggap hal ini sebagai sebuah hal yang harus dibenahi demi program “Bismillah Melayani” Kedepannya.

“Website Puskesmas itu juga menjadi jendela warga untuk melihat kerja dan layanan kesehatan yang dimiliki. Ayolah melek digital. Ini kan sudah tahun 2023, masak masih mau memakai sistem kuno”, kata Adi Haidar, warga Saronggi, Sumenep. Kamis (3-3-2023). (Bs)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat
Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Teknologi RFA, Tangani Tumor Tanpa Operasi
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:47 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 11:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terbaru