Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah, Kades Torbang Minta Pemkab Hadir Fikirkan Nasib Petani

- Redaksi

Senin, 2 Januari 2023 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Banjir yang menggenangi sawah di Desa torbang

Foto:Banjir yang menggenangi sawah di Desa torbang

SUMENEP,seputarjatim.com–Ratusan hektare sawah di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura masih terendam banjir. Bencana ini menyebabkan para petani terancam gagal panen.

Pantauan dilokasi, meskipun debit air tampak mulai berkurang, namun bisa dipastikan bahwa tanaman padi milik petani tersebut gagal panen karena sebagian mulai membusuk akibat terendam air.

Kepala Desa Torbang saat ditemui media ini berharap, pemerintah dapat hadir memberikan perhatian khususnya kepada para petani yang merugi dan juga bisa memikirkan bagaimana cara mengatasi banjir yang terjadi tiap tahun.

Baca Juga :  MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

“Kami harap pemerintah daerah Sumenep melalui instansi terkait bisa hadir dan memberikan bantuan terhadap para petani yang tanamannya rusak akibat musibah banjir ini,” ucapnya. Senin (1-1-2023).

Diceritakan Muzanni, Di tahun 2020 melalui Musrenbangcam pihaknya sudah mengusulkan pembuatan tanggul di Desa Torbang sisi utara agar kejadian banjir yang menimpa petani ini bisa diatasi, namun sampai saat ini belum ada respon baik dari pemerintah kecamatan batuan maupun pemkab Sumenep.

Baca Juga :  Sukses Kendalikan PMK, DKPP Sumenep Borong 3 Penghargaan Dari Pemprov Jatim

“Kalau di atasi 100% tidak mungkin karena banjir ini merupakan banjir kiriman, minimal bisalah untuk mengurangi dampaknya kalau di bangun tanggul seperti yang pernah kami usulkan,” terangnya.

Sementara itu, Salah satu petani yang berhasil ditemui awak media berharap kondisi petani ini mendapat respon cepat dan kebijakan yang tepat dari pemerintah daerah.

“Semoga ada perhatian khusus untuk kami, karena melihat kondisinya seperti ini, kami rugi puluhan juta rupiah,” harapnya singkat. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55 WIB

GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Berita Terbaru